Berita Terkini
Nasional

Tagihan Listrik Melonjak, Anggota DPR: Hati Rakyat Kami Terluka

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 23 Juni 2020 02:59 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Tagihan Listrik Melonjak, Anggota DPR: Hati Rakyat Kami Terluka

PUBLIKSATU - Sebagian besar pelanggan PLN yang komplain tersebut merasa ada kenaikan tak wajar tagihan listrik. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI lagi-lagi menyinggung soal keluhan tersebut.

Merespons pertanyaan yang dilontarkan berulang-ulang itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini pun menegaskan pihaknya sangat memahami kegelisahan pelanggan yang tagihan listriknya melonjak (billing shock). “Kami ingin menyampaikan pada kesempatan baik ini bahwa kami sungguh bersimpati terhadap semua pelanggan kami yang saat ini mengalami kenaikan dari tagihan,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (22/6).

Menurutnya, perseroan telah berusaha memberikan keringanan bagi pelanggan yang mengalami billing shock. Salah satu relaksasinya adalah pembayaran tagihan listrik dengan cara dicicil.

“Kami sudah menyampaikan solusi terkait dengan kenaikan tagihan itu,” tuturnya.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi VI DPR Mufti Anam menyampaikan keluhan masyarakat tentang kenaikan tagihan listrik. “Karyawan kami dari daerah tiba-tiba restoran tutup selama 2 bulan ini tapi tagihannya tetap sama ketika normal. Ini banyak terjadi oleh restoran milik kawan-kawan kami di daerah. Hati rakyat kami terluka,” ucapnya.

Senada, anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron juga menyampaikan aspirasi serupa. “Bahkan ada kawan saya tarifnya naik 300 persen. Lalu nanti apa dampaknya pada masyarakat kalau nanti (PLN) kita berikan bantuan (penyertaan modal negara/PMN)?” imbuhnya.

Bagikan