Berita Terkini
Olahraga

Dianita Iuschinta Gagas Forum Suporter Perempuan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 23 Juni 2020 15:25 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dianita Iuschinta Gagas Forum Suporter Perempuan

PUBLIKSATU, BOLA – Dianita Iuschinta menggagas forum suporter perempuan di Indonesia.

Butuh waktu lama bagi Dianita Iuschinta sampai akhirnya berani mbonek. Tahun 2012 adalah kali pertama dia menyaksikan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora 10 November. Saat itu, dia berusia 23 tahun. Sudah cukup matang untuk datang ke stadion.

Sejatinya, perempuan yang akrab disapa Sinta itu sudah lama jadi Bonita. ’’Wong saya lahir di Surabaya kok,’’ kata Bonita yang tinggal di Gresik itu. Tapi, baru di usia matang itulah dia berani mbonek. Alasannya sederhana. Takut jika nanti terjadi apa-apa. Kemudian, ada gesekan antarsuporter. Kalau rusuh, bagaimana nasib suporter perempuan? Begitu kira-kira yang ada di benak Sinta kala itu.

Itu pula yang mungkin masih dirasakan perempuan lain. Yakni, kaum hawa yang punya klub idola, tapi tidak berani memberikan dukungan secara langsung di stadion. Dari situ, Sinta punya gagasan. ’’Kenapa kok nggak bikin forum suporter perempuan? Apalagi kalau ada acara soal suporter, pasti identik dengan laki-laki,’’ kata perempuan yang kini menapak usia 30 tahun tersebut.

Sinta kemudian nge-tweet. Isinya ajakan untuk membuat forum suporter perempuan. Kebetulan, followers-nya kebanyakan juga pencinta sepak bola. Alhasil, tweet-nya itu direspons positif. ’’Ada teman yang merupakan suporter Persib (Bandung). Ada juga yang dari suporter Persija (Jakarta). Mereka mendukung. Akhirnya ya udah, jalan,’’ terang perempuan yang tumbuh dan besar di Gresik itu.

Diskusi pertama dilakukan dua pekan silam. Diskusi itu dilakukan secara virtual. Jumlah peserta yang bergabung cukup lumayan, yakni 30 orang. ’’Itu termasuk anggota Ultras Sista Gresik (suporter Gresik United),’’ tambah perempuan yang tinggal di Gresik dan mengidolakan klub asal Italia, Juventus, itu. Karena banyak yang antusias, diskusi kedua dilakukan sepekan kemudian.

Yang bergabung nyaris sama dengan diskusi pertama. Tapi, dari diskusi kedua, mereka memutuskan membuat forum jadi lebih serius. Karena itu, pada diskusi ketiga, narasumber penting ikut bergabung. Di antaranya adalah Sponsorship Coordinator PSSI Shanaz Safira, Manajer Persikabo Kartini Esti Lestari, dan mantan Media Officer PSM Makassar Widya Syadzwina. Diskusi itu dilakukan pada Minggu (21/6).

Bagikan