PSSI Surati Shin Tae-yong, Ingin Minta Penjelasan
Bagikan

PUBLIKSATU, BOLA – PSSI akhirnya mengirimkan surat kepada pelatih timnas Shin Tae-yong. Selain meminta menjelaskan beberapa program, PSSI meminta pelatih asal Korea Selatan itu datang ke Indonesia akhir bulan ini.
Hal tersebut dikatakan Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi. Dia meluruskan bahwa surat yang dikirimkan PSSI tidak melulu perkara ’’perang’’ yang sudah terjadi dengan Shin Tae-yong. Tapi lebih kepada ketegasan akan program untuk timnas Indonesia, baik senior maupun U-19.
Yunus menyatakan, sebelum datang ke Indonesia, Shin Tae-yong bisa membalas surat yang dikirim lebih dulu. Alasannya, agar semua masalah terkait perbedaan pandangan soal program bisa selesai. ’’Karena terakhir saya berkomunikasi dengan dia, programnya selalu berubah-ubah,’’ klaim Yunus.
Misalnya ketika Yunus melakukan virtual meeting dengan pelatih 51 tahun tersebut bulan lalu. Saat itu, Shin Tae-yong memberikan dua opsi kepada PSSI soal lokasi training camp timnas. Yang pertama di Korsel, yang kedua di Indonesia. ’’Kami tentu pilih yang kedua, tapi tiba-tiba dia minta TC di Korsel. Agar tidak ada kesalahpahaman lagi, kami minta apa maunya secara tertulis. Kami kan sudah nulis surat, dia balas lewat tulisan juga dulu,’’ paparnya.
Nah, surat yang dikirimkan meminta Shin Tae-yong datang ke Indonesia akhir bulan ini untuk berdiskusi bersama PSSI. Berdiskusi mengenai perubahan program. ’’Karena program yang diberikannya di awal susah dilakukan. Salah satu alasannya karena pandemi korona ini. Program Shin Tae-yong itu mulai Januari sampai akhir tahun. Sedangkan sejak Maret sampai Juli ini kan tidak bisa berjalan karena korona,’’ jelasnya.
Nah, setelah datang ke Indonesia, PSSI juga akan meminta bagaimana respons Shin Tae-yong soal perubahan jadwal timnas senior di kualifikasi Piala Dunia 2022. Dia berharap Shin Tae-yong bisa melatih dua timnas sekaligus di Indonesia nanti. ’’Karena di waktu yang sama dengan timnas senior bertanding, timnas U-19 kan juga main di Piala Asia. Kami minta kedua timnas itu berlatih bersama di Indonesia,’’ terangnya.
Yunus mengungkapkan, PSSI tidak meminta hal sulit kepada Shin Tae-yong. Hanya meminta dia melatih dua timnas sekaligus. ’’Kalau timnas U-19 TC di Korsel, timnas senior siapa yang handle? Lagian, timnas U-19 kan masih 44 pemain, tidak mungkin semuanya dibawa ke Korsel. Karena itu, kami minta TC di Indonesia dulu,’’ terangnya.