Jokowi Sentil Para Menterinya Karena Serapan Dana Corona Minim, Iwan Sumule: Kan Hak Imunitas Mereka Besar, Masa Tidak Dipakai

PUBLIKSATU - Serapan dana corona yang masih minim seperti menjadi alasan Presiden Joko Widodo jengkel bahkan terkesan marah pada para menterinya.
Dalam rapat kabinet 18 Juni lalu, sebagaimana video yang diunggah Sekretariat Presiden di YouTube pada Minggu (28/6), Presiden Jokowi tampak menyentil Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang masih minim menyerap anggaran.
Diurai Jokowi bahwa anggaran penanganan Covid-19 untuk bidang kesehatan adalah sebesar Rp 75 triliun, tapi nyatanya baru terserap 1,39 persen saja.
Kegeraman Jokowi ini pun mengundang tanda tanya besar bagi Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule. Dia menangkap sejumlah pesan dari kejengkelan Jokowi yang dipublikasi istana tersebut.
Pertama, Iwan Sumule menilai bahwa Jokowi seolah meminta para menteri untuk berlomba-lomba menghabiskan dana corona. Terlebih lagi dana ratusan triliun yang dianggarkan pemerintah terus menanjak dalam tiga bulan terakhir tanpa bisa diawasi dan dikendalikan DPR.
Mantan walikota Solo itu seolah ingin meyakinkan para menteri bahwa mereka tidak perlu ragu menghabiskan dana corona. Sebab, dia sudah pasang badan melalui penerbitan Perppu 1/2020 yang kini menjadi UU 2/2020 atau yang akrab disebut sebagai UU Corona. Di mana UU itu memberi imunitas hukum yang bagi para pengguna dana corona.
“Jadi Jokowi terkesan, “ayo habiskan, silakan berlomba-lomba mumpung ada imunitas”. Padahal dipakai ugal-ugalan sekalipun tidak akan dianggap kerugian negara,” tegasnya dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Senin (29/6).