Arusani dan Profesor
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
KAMIS (2/7) malam, tiba-tiba masuk pesan melalui WhatsApp dari seorang rekan dalam bentuk infografis. Isinya tentang pelaksanaan online seminar internasional yang digelar Unhas, Makassar bekerjasama dengan Universitas Teknologi Malaysia.
Apa yang membuat saya tertegun? Infografis tersebut memuat gambar Bupati Buton Selatan (Busel), H La Ode Arusani bersanding dengan Pj Wali Kota Makassar, Prof Dr Rudi Djamaluddin ST MEng. Mereka berdua adalah keynote speaker atau pembicara kunci dalam acara tersebut.
Di atas foto mereka, terdapat gambar Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA. Ia bertindak sebagai welcoming speech.
Di bawah foto dua kepala daerah tersebut juga terdapat sejumlah guru besar dari beberapa perguruan tinggi asing. Masing-masing, Prof Dr Hidenori Hamada (Kyushu University, Jepang), Assoc. Prof Muhammad Zaly Shah (University Teknologi Malaysia), Assoc. Prof Dr Ariva Sugandi Permana (King Mongkut's University of Technology), dan Prof Alexander Babanin (The University of Melbourne).
Kapasitasnya sebagai invited speaker, diundang untuk menyampaikan gagasan, ide dan pengalaman terhadap materi yang terkait dengan bidang keahlian khusus.
Menurut saya forum ini luar biasa. Sementara pada waktu yang sama Bupati Arusani dipersoalkan ijazahnya di daerah.