Berita Terkini
Internasional

Fakta Baru, 239 Ilmuwan Sebut Covid-19 Menular Lewat Udara

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 7 Juli 2020 14:52 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Fakta Baru, 239 Ilmuwan Sebut Covid-19 Menular Lewat Udara

Kirim Surat Terbuka untuk WHO

PUBLIKSATU – Badan Kesehatan Dunia alias WHO terkesan sangat berhati-hati menyikapi pandemi Covid-19. Pembaruan rekomendasi terkait dengan wabah global yang menjangkiti hampir seluruh negara di dunia itu juga lamban. Padahal, fakta baru terus bermunculan dari berbagai penelitian.

’’Sejak 1946, sudah diketahui bahwa aktivitas berbicara dan batuk menciptakan aerosol,’’ kata Linsey Marr, pakar penularan virus lewat udara, kepada The New York Times, Minggu (5/7).

Aerosol merupakan partikel cair atau padat yang terperangkap partikel gas di udara. Ilmuwan yang tercatat sebagai pakar kesehatan pada Virginia Tech itu menyatakan bahwa dirinya dan rekan-rekannya telah berkirim surat terbuka ke WHO.

Rencananya, surat terbuka yang diteken 239 ilmuwan dari 32 negara itu juga akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah pekan depan. Marr berharap masukan tersebut bisa membuat WHO segera mengubah rekomendasinya terkait dengan persebaran virus SARS-CoV-2. Salah satu yang terpenting adalah kewajiban memakai masker di dalam ruangan. Termasuk ruangan yang tertutup rapat.

Di dalam ruang tertutup dengan ventilasi buruk, virus bisa terperangkap dan menginfeksi orang-orang di dalamnya. Karena itu, masker wajib dipakai di dalam ruangan meski orang-orang di dalamnya menerapkan penjarakan fisik. Dalam surat tersebut, Marr juga menegaskan bahwa para tenaga kesehatan yang menangani pasien korona juga wajib memakai masker N-95.

Sistem ventilasi di sekolah, rumah jompo, permukiman penduduk, dan tempat usaha juga harus bagus. Jika perlu, ditambahkan filter udara yang berkualitas. Itu dilakukan agar sirkulasi di ruang tertutup tetap bagus. Para ilmuwan tersebut juga menyarankan penggunaan sinar ultraviolet untuk membunuh partikel virus di udara.

Bagikan