PSSI Optimis Seluruh Klub Setuju Kompetisi Dilanjutkan Kembali
Bagikan

PUBLIKSATU, BOLA – Rencana PSSI melanjutkan kembali kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 pada Oktober mendatang mendapat halangan. Salah satunya sejumlah klub menyatakan menolak kompetisi dilanjutkan kembali.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan merasa tak ada masalah. Bisa saja keputusan klub yang menolak berubah seiring dengan perkembangan waktu. Sebab, PSSI serta PT LIB sejauh ini masih mematangkan regulasi dan format.
Apalagi, menurut dia, waktu menuju kompetisi cukup panjang. Bagi dia, hal tersebut bisa didiskusikan kembali. Baik melalui virtual meeting maupun beberapa cara lainnya. ’’Ada saja karena memang situasi juga begini. Pelan-pelan, masih ada tiga bulan lagi. Kami akan berkomunikasi agar nanti satu persepsi soal melanjutkan kompetisi,’’ ucapnya.
Menurut dia, saat ini suara terbanyak dari para peserta adalah melanjutkan kompetisi. Hal tersebut akan menjadi pegangannya. Tapi, menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, PSSI tetap berusaha keras agar Liga 1 tetap sesuai dengan rencana. Yakni, diikuti 18 klub. ’’Yang jelas tidak ada masalah. Namanya perbedaan pendapat, wajar lah,’’ ungkapnya.
Nah, jika memang empat klub itu masih ngotot tidak ingin melanjutkan kompetisi karena alasan kesehatan, Iwan Bule menuturkan masih berpikir soal adanya sanksi. Pihaknya tidak ingin gegabah mengenai hal tersebut. Sejauh ini, PSSI belum masuk ranah sanksi bagi klub yang tidak mau melanjutkan kompetisi. Baik Liga 1 maupun Liga 2. ’’Belum sampai di situ (sanksi). Tidak juga kami panggil, diskusi saja,’’ katanya.
Namun, secara pribadi, dia tidak ingin ada sanksi untuk keempat klub. Iwan Bule ingin keempatnya tetap ikut melanjutkan kompetisi pada Oktober mendatang. ’’Saya kira tidak akan ada sanksi. Degradasi saja tidak ada, apalagi sanksi,’’ bebernya.
Di luar itu, Iwan Bule juga menyadari faktor finansial mungkin menjadi alasan lain klub masih berpikir dua kali untuk melanjutkan kompetisi. Apalagi, subsidi yang dijanjikan kepada klub selama ini hanya cair di termin pertama.