Berita Terkini
Internasional

Korban Tewas Rusuh Etnis di Ethiopia jadi 239 Orang

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 9 Juli 2020 15:01 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Korban Tewas Rusuh Etnis di Ethiopia jadi 239 Orang

PUBLIKSATU – Ethiopia makin mencekam. Korban tewas imbas demonstrasi dan kekerasan etnis yang meletus di Ethiopia buntut tewasnya penyanyi populer dari kelompok etnis Oromo sudah mencapai 239 jiwa.

Bintang pop Hachalu Hundessa dianggap pahlawan bagi etnis Oromo. Dia selalu mewakili suara kaum marjinal. Namun sang penyanyi tewas ditembak oleh penyerang tak dikenal pada 29 Juni. Insiden itu meningkatkan ketegangan etnis yang mengancam transisi demokrasi negara itu.

Dilansir dari Al Jazeera, Rabu (8/7), protes pecah di ibu kota Addis Ababa, serta wilayah Oromia di sekitarnya yang merupakan tanah air dari kelompok etnis terbesar di negara itu. Mereka merasa tersisih secara ekonomi dan politik di negara yang beragam.

“Karena kerusuhan yang terjadi di wilayah itu, 9 petugas polisi, 5 anggota milisi dan 215 warga sipil telah kehilangan nyawa mereka,” kata pejabat komisioner polisi Oromia, Mustafa Kedir di televisi pemerintah, Rabu (8/7).

Polisi di Addis Ababa sebelumnya melaporkan 10 kematian di ibu kota. Total korban tewas naik dari 166 kematian yang dilaporkan akhir pekan lalu.

“Terjadi kerusakan besar dan penjarahan milik pemerintah dan properti pribadi. Untuk mengendalikan kerusuhan ini, lebih dari 3.500 orang telah ditangkap. Mereka adalah elemen anti-perdamaian yang melakukan serangan dengan menggunakan kematian artis sebagai alasan untuk membongkar sistem konstitusi secara paksa,” katanya.

“Populasi Oromo harus tetap hidup,” imbuhnya.

Bagikan