Berita Terkini
Nasional

Presiden Jokowi Minta Gerakan Nasional Tentang Protokol Kesehatan Kembali Dimasifkan

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Selasa, 14 Juli 2020 01:10 WIB · 1 menit baca
Presiden Jokowi Minta Gerakan Nasional Tentang Protokol Kesehatan Kembali Dimasifkan

PUBLIKSATU - Komunikasi partisipatif berbasis data sains harus benar-benar dilakukan pemerintah untuk membangun kepercayaan masyarakat dalam rangka percepatan penanganan pandemik Covid-19.

Hal itu disampaikan Presiden RI, Joko Widodo dalam rapat terbatas percepatan penanganan pandemik Covid-19 di Istana Negara, Senin (13/7).

”Komunikasi yang membangun kepercayaan, membangun trust yang berbasis pada ilmu pengetahuan, science, dan juga data science guna membangkitkan partisipasi masyarakat, terutama yang rentan,” tutur Jokowi dilansir Setkab.

Tak hanya itu, presiden juga meminta gerakan nasional disiplin terhadap protokol kesehatan seperti jaga jarak, penggunaan masker, dan cuci tangan kembal dimasifkan. Gerakan tersebut perlu disampaikan semua pihak, mulai dari relawan, ormas, TNI, Polri, tokoh hingga ke lingkup kampus.

”Karena dari survei yang kita lihat misalnya saya mendapatkan laporan saat ke Jatim, survei mereka di Jatim itu 70% masyarakat tidak menggunakan masker,” imbuh Presiden.

Pada bagian akhir, Presiden meminta untuk para menteri terkait menyampaikan apa yang harus dikerjakan dan problem di lapangan.

”Kita ingin ini segera bergerak di lapangan, karena kondisi seperti di Jakarta laporan terakhir yang saya terima angka positivity rate-nya melonjak dari 4 sampai 5 sekarang sudah 10,5 %. Ini tolong betul-betul dijadikan perhatian,” tutupnya. (rmol)