Berita Terkini
Internasional

Xu Zhangrun Bebas, Tapi Masih Diawasi Ketat

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 16 Juli 2020 14:46 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Xu Zhangrun Bebas, Tapi Masih Diawasi Ketat
Ahli hukum Tiongkok, Xu Zhangrun, akhirnya dibebaskan setelah sempat ditahan pemerintah Tiongkok. Dia ditangkap dan ditahan karena kerap mengkritik Presiden Xi Jinping (Mercopress)

PUBLIKSATU – Xu Zhangrun seorang profesor hukum konstitusi Universitas Tsinghua akhirnya dibebaskan. Dia sempat ditangkap lantaran selalu melontarkan kritik pedas kepada Presiden Xi Jinping.

Meski dibebaskan, namun dia masih berada di bawah pengawasan ketat.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (15/7), ahli hukum tersebut dibebaskan Xi Jinping dan partai komunis yang berkuasa setelah enam hari ditahan. Pada Minggu (12/7), dia kembali ke rumahnya tetapi tetap di bawah pengawasan. Kini dia tidak bisa bebas untuk berbicara di depan umum tentang apa yang terjadi.

“Dia sudah tak bebas berbicara,” kata salah seorang temannya yang menolak disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters.

Xu, 57, mulai dikenal sejak Juli 2018 karena mencela penghapusan batas dua masa jabatan bagi pemimpin Tiongkok, yang akan memungkinkan Xi Jinping tetap menjabat di luar masa jabatan kedua saat ini. Menurut pesan teks yang beredar di antara teman-teman Xu dan dilihat oleh Reuters, dia ditangkap di rumahnya di pinggiran kota Beijing pada Senin (13/7) pagi oleh lebih dari 20 polisi. Rumahmya digeledah dan komputernya disita.

Ironisnya, menurut teman-teman Xu, polisi mengatakan kepada istrinya bahwa suaminya ditahan karena kasus prostitusi. Akan tetapi teman-teman Xu menyesalkan hal itu dan menilai hal itu sebagai pembunuhan karakter.

Sejak artikel pada 2018, Xu telah menulis kritik lain. Pada puncak wabah Coronavirus di Tiongkok pada Februari, Xu menulis sebuah artikel yang menyerukan kebebasan berbicara.

Bagikan