Amirul Tamim: Perlunya Duduk Bersama

"JOKOWI sosok sederhana, saya mengenalnya ketika bersama sebagai wali kota," kata anggota DPD RI, Dr H MZ Amirul Tamim melalui pesan WhatsApp yang dikirimkan pada koran ini.
Dikatakan, pandangannya lurus, ikhlas, bijak dan punya komitmen, serta bersahaja dan sederhana. Mungkin itu yang menghantarkan Jokowi menjadi presiden setelah sebelumnya menjabat Gubernur DKI Jakarta. "Hemat saya pasti ada tangan Tuhan mengantarnya kejenjang ini," ujar Wali Kota Baubau dua periode ini.
Mantan anggota DPR RI ini mengulas, Indonesia negeri kita 75 tahun yang lalu dicetuskan oleh tokoh-tokoh bangsa sebagai negara merdeka. Mulia sekali cita-cita mereka, ini tercermin dalam mukadimah UUD 1945.
Diakui, presiden yang memimpin Republik ini, mereka semua hebat-hebat. Orang-orang biasa dalam perjalanan hidupnya. Mereka adalah satu dari ratusan juta warga nusantara ini.
"Semua sosok yang biasa-biasa, bila dilihat dari latar belakang keluarga, harta, dan kelebihan dunia lainnya. Takdirnya mereka pernah menjadi orang nomor satu di negeri ini. Dengan kelebihan dan kekurangannya yang pasti ada campur tangan Tuhan menjadi orang nomor satu di Republik ini. Tetapi perjalannya tidak semua mulus," bebernya.
Kata suami Ny Yusni ini, kita pernah diingatkankan oleh Ploklamator Bung Karno, bahwa tantangan yang paling besar adalah bangsamu sendiri. Negeri ini kaya, kata orang negeri ini percikan surga, Koes Plus sampai menuangkan dalam bait lagu Kolam Susu, "Kata orang tanah ini tanah surga"...
Tidak heran, kata Amirul, kalau negeri ini diminati banyak kepentingan. Namanya saja surga, Adam dan Hawa diusir dari surga karena tergoda dengan iming-iming sang Iblis. "Waspadalah, jangan sampai kita terusir dari negeri percikan surga ini," ingatnya.