Berita Terkini
Internasional

Willem-Alexander Berencana Tak Pakai Kereta Kuda yang Tampilkan Penjajahan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 20 Juli 2020 04:10 WIB · 2 menit baca
Willem-Alexander Berencana Tak Pakai Kereta Kuda yang Tampilkan Penjajahan
Willem-Alexander

PUBLIKSATU – Kereta Kuda Emas dihujani kritik. Akibatnya, Raja Belanda Willem-Alexander pada Jumat (17/7) mengatakan ia kemungkinan akan berhenti menggunakan kereta ikonik itu untuk upacara. Bagian luar kereta tersebut menampilkan gambar-gambar penguasa saat masa penjajahan.

Gouden Koets atau “Kereta Kuda Emas” telah dihujani kritik dari masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Kereta kuda kayu itu dibuat pada 1898 dan satu sisi-nya dihias dengan lukisan yang disebut “Penghargaan untuk Penjajah”. Lukisan itu menampilkan gambar orang Asia dan kulit hitam membawa upeti untuk seorang perempuan kulit putih yang duduk di atas kursi takhta mewakili Kerajaan Belanda.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte pada Juni mengatakan ia mengerti kereta kuda itu “memancing emosi” masyarakat. Bagi Rutte, “itu semua bagian dari sejarah kami”. Kereta kuda “Gouden Koets” masih menjalani restorasi sejak 2015.

Kereta kayu dan patung para pelaut pahlawan era keemasan Belanda pada abad ke-17 menjadi objek utama perdebatan di negara itu, dipicu oleh gerakan Black Lives Matter (Nyawa Orang Kulit Hitam Berharga) di Amerika Serikat.

“Kami mengikuti perdebatan itu, saya memperhatikannya,” kata Raja Willem-Alexander saat sesi jumpa pers tahunan dengan media, seperti dikutip Antara dari Reuters. Dalam kesempatan itu, biasanya para anggota Kerajaan Belanda berpose untuk gambar resmi tahunannya.

“Selama ada diskriminasi yang terlihat secara eksplisit dan implisit di Belanda, kita, sebagai bagian dari masyarakat, harus melawan itu,” kata dia.