Politisi PDIP: Presiden Masih Beri Kesempatan Untuk Erick Thohir, Namun Sepertinya Itu Akan Kembali Bermuara Pada Kegagalan

PUBLIKSATU - Presiden Joko Widodo tegas memberi target pada jajarannya agar pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III 2020 positif. Bahkan Jokowi sempat menyebut dirinya tidak akan tahu lagi apa yang akan dilakukan jika target itu tidak tercapai.
Beban itu tentu akan bertumpu kepada Menteri BUMN Erick Thohir. Ini mengingat Erick Thohir kini menjabat sebagai ketua pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
Namun demikian, politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu mengaku ragu Erick bisa menyelesaikan target Jokowi tersebut.
“Presiden saat ini masih memberi kesempatan bagi Erick, namun sepertinya kesempatan itu akan kembali bermuara pada kegagalan,” ujar aktivis 98 itu kepada wartawan, Jumat (31/7).
Keraguan itu didasarkan pada kegagalan Erick Thohir dalam mewujudkan apa yang diucapnya sendiri.
Pada 3 April lalu, kata Adian, Erick Thohir mengultimatum agar tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di BUMN. Faktanya, PHK dan merumahkan pegawai di BUMN tetap terjadi.
“Sejak Febuari 2020 hingga Juli 2020, BUMN telah melakukan PHK dan merumahkan karyawan sejumlah 3.225 orang di 9 BUMN yang datanya dipublikasikan,” beber sekjen Pena 98 itu.