Berita Terkini
Internasional

Trump Bakal Larang Tiktok di AS!

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 3 Agustus 2020 00:22 WIB · 2 menit baca
Trump Bakal Larang Tiktok di AS!

PUBLIKSATU – Tiktok bakal dilarang di Amerika Serikat. Hal ini diutarakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum lama ini kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One.

Menurut The Hill, Trump mengatakan dapat menggunakan kekuatan ekonomi darurat atau perintah eksekutif untuk memblokir TikTok di AS. Berita itu muncul beberapa jam setelah adanya laporan bahwa Microsoft sedang dalam pembicaraan untuk membeli TikTok.

Investor dilaporkan menghargai TikTok yang berusia tiga tahun itu di angka USD 50 miliar atau berkisar Rp 735 triliun. Dalam komentarnya pada Jumat (31/7) lalu, Trump mengisyaratkan bahwa dia tidak mendukung membiarkan perusahaan Amerika mengakuisisi TikTok.

Pada hari yang sama, Bloomberg melaporkan bahwa Trump dapat memerintahkan ByteDance dari Tiongkok untuk melepaskan kepemilikannya atas TikTok. Menanggapi keputusan Trump, TikTok seperti biasa mencoba menyatakan bahwa kepentingan AS adalah untuk menjaga aplikasi dan tidak menimbulkan ancaman keamanan nasional.

“100 juta orang Amerika datang ke TikTok untuk hiburan dan koneksi, terutama selama pandemi. Kami telah mempekerjakan hampir 1.000 orang untuk tim AS kami tahun ini saja, dan dengan bangga mempekerjakan 10.000 karyawan lain untuk pekerjaan dengan gaji besar di seluruh AS,” ungkap juru bicara TikTok.

Menanggapi isu keamanan TikTok yang bergulir selama ini, pihak TikTok juga berdalih bahwa data mereka aman dan terkait dengan user di AS, data tetap berada di teritori setempat. “Data pengguna TikTok AS disimpan di AS, dengan kontrol ketat pada akses karyawan. Investor terbesar TikTok berasal dari AS dan kami berkomitmen untuk melindungi privasi dan keamanan pengguna kami saat kami terus bekerja untuk membawa sukacita bagi keluarga dan karir yang berarti bagi mereka yang berkreasi di platform kami,” imbuh juru bicara TikTok.

Pengumuman Trump seolah menutup spekulasi bahwa regulator AS berencana untuk memblokir TikTok, yang sangat populer di kalangan remaja Amerika, atas kekhawatiran bahwa itu bisa menjadi alat mata-mata untuk Beijing.