Berita Terkini
Internasional

Pelabuhan Beirut Hancur hingga Radius 10 Kilometer

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 7 Agustus 2020 15:11 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Pelabuhan Beirut Hancur hingga Radius 10 Kilometer
Puing-puing berserakan di area Pelabuhan Beirut setelah dihajar ledakan dahsyat

PUBLIKSATU - Hadi Nasrallah penasaran dengan pemandangan pesisir Beirut Selasa sore (4/8). Api tiba-tiba menyembur dari arah pelabuhan. Tak lama kemudian, telinganya terasa tuli sementara. Lalu, semua terempas.

“Kaca semua bangunan pecah berantakan,” ungkapnya kepada BBC.

Sore itu Beirut seakan menghadapi kiamat. Ledakan yang berasal dari kompleks gudang pelabuhan itu tak pernah terbayangkan sebelumnya oleh warga Lebanon.

Padahal, warga negara tersebut sudah menyaksikan banyak kenangan pahit. Mulai perang sipil pada 1975, invasi Israel pada 1982, hingga perang dengan Israel pada 2006.

Ledakan bukan barang baru di Beirut. Banyak aksi terorisme yang dilakukan dengan cara bom bunuh diri. Namun, Sami Nader, direktur Levant Institute for Strategic Affairs, mengatakan bahwa semua ledakan tersebut hanyalah percikan jika dibandingkan dengan ledakan Selasa sore itu. ’’Dampak ledakan ini sulit dipercaya,’’ ujarnya kepada Al Jazeera.

Pakar menyatakan bahwa getaran akibat ledakan itu setara dengan gempa berskala 3,3 magnitudo yang terasa sampai ke Pulau Siprus. Hampir seluruh pelabuhan hancur lebur. Termasuk gedung-gedung di radius 10 kilometer.

Namun, yang meledak bukanlah nuklir. Melainkan amonium nitrat. Zat tersebut biasa digunakan untuk industri pertanian sebagai bahan campuran pupuk. Namun, dengan racikan yang tepat, bahan itu bisa menjadi peledak yang dahsyat. Pebisnis pertambangan dan kelompok teroris biasa menggunakan bahan tersebut.

Bagikan