Berita Terkini
Olahraga

Lapangan Latihan untuk Piala Dunia U-20 Diupayakan Tetap di Surabaya

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 8 Agustus 2020 14:54 WIB · 2 menit baca
Lapangan Latihan untuk Piala Dunia U-20 Diupayakan Tetap di Surabaya
Para pekerja melepas rumput di lapangan Stadion Gelora Bung Tomo

PUBLIKSATU, BOLA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertemu Menpora Zainudin Amali. Dia datang untuk melaporkan seluruh persiapan di Surabaya.

Termasuk keinginan agar lima stadion latihan berstandar FIFA tetap berada di wilayah Kota Pahlawan, tidak di luar kota seperti rencana awal.

’’Stadion Insyaallah sudah ready ketika nanti ada kunjungan FIFA pada September. Tapi, untuk lima lapangan latihan, baru dua yang sudah siap pada September, tiga lainnya masih kami buat,’’ bebernya.

Dua lapangan latihan yang sudah siap untuk Piala Dunia U-20 adalah Stadion Gelora 10 November (G10N) dan Lapangan THOR. Untuk Stadion G10N, Risma bahkan pede proses renovasinya hampir final. ’’Standar rumputnya sudah dalam proses, lampunya yang 1.200 luks sedang kami pasang. Bulan depan klir selesai semuanya,’’ paparnya. Untuk Lapangan THOR, tinggal pemasangan tribun dan lampu.

Risma mengatakan, yang jadi masalah adalah tiga lapangan lainnya. Rencananya, tiga lapangan itu dekat dengan Stadion GBT. Dia menyebut, saat ini tiga lapangan itu memasuki tahap pengerukan. November mendatang ditargetkan selesai. ’’Tapi, karena ada pandemi Covid-19 dan keuangan kami diarahkan ke sana, sehingga ini agak delay,’’ ucapnya.

Karena itu, kedatangannya kemarin bertujuan agar Menpora Zainudin Amali bisa membantu. Setidaknya bisa menyelesaikan delay yang terjadi karena anggaran untuk tiga lapangan itu diarahkan ke penanganan Covid-19. ’’Keputusan nanti di Kemenpora. Kami siapkan itu, dekat dengan Stadion GBT. Nanti bisa dipakai negara lain yang ketika musim dingin bisa latihan di Surabaya karena tiga lapangan itu berjejer kok,’’ bebernya.

Zainudin mengungkapkan, menurut rencana awal, lapangan latihan ada di beberapa lokasi di luar Surabaya. Tapi, melihat adanya komitmen dari Pemkot Surabaya, pihaknya akan mengkaji. ’’Karena lapangan latihan yang disiapkan itu ada rencana jangka panjang. Itu akan kami komunikasikan dengan Kementerian PUPR. Semua tetap masih bisa dipegang, insya Allah akan terpenuhi,’’katanya.