Kesultanan Buton dan Jejak Khilafah di Nusantara

77.700 Cuitan Ramaikan Tagar #JejakKhilafahdiNusantara.
PUBLIKSATU.BAUBAU-
Pemutaran film dokumenter Jejak Khilafah di Nusantara (JKDN) yang tayang perdana Kamis (20/8) bertepatan dengan 1 Muharram 1442 H mendapat sambutan luar biasa. Di akhir acara, sejarah Kesultanan Buton menjadi bagian dari jejak khilafah.
Pimpinan MUI Kota Baubau, KH Ir Muhammad Guntur Dahlan memberikan testimoni. Mantan Kadis Pertambangan Kabupaten Buton ini berada di situs Batu Popau, tempat pelantikan Raja dan Sultan Buton memberikan penjelasan.
Film ini tayang sedikit terlambat dari yang dijadwalkan. Walaupun begitu tidak menyurutkan antusias penonton
menyaksikannya. Terbukti 10 menit penayangan pertama, mendepatkan 43 ribu jumlah viewer.
Sebuah rekor yang sangat fantastik untuk tayangan live, melebihi jumlah viewer stasiun TV ketika tayangan live. "Rekor ini 43K view, Ngalahin stasiun TV kalau live !!!" ujar Rizki Awal, Pengamat Sosial Media saat menyaksikan tayangan JKDN tersebut.
Film JKDN mempunyai peran penting untuk mengungkap kebenaran yang dikaburkan bahkan dikuburkan.
“Penting bagi kita untuk menggali kebenaran, masa lalu itu kunci untuk menghadapi masa depan, kita harus menggali kebenaran dan apabila bisa diungkap kita bisa mendapatkan ibrah, makanya adanya film ini, untuk
menimbulkan sejarah yang benar,” ungkap Penasihat Komunitas Literasi Islam (KLI) Ustaz Muhammad Ismail Yusanto sesaat sebelum pemutaran premier JKdN.