Berita Terkini
Nasional

Publik Diminta Tak Berspekulasi Berlebih Terkait Kebakaran di Kejaksaan Agung

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 24 Agustus 2020 04:16 WIB · 1 menit baca
Publik Diminta Tak Berspekulasi Berlebih Terkait Kebakaran di Kejaksaan Agung
Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana. Foto: pojoksatu.id

PUBLIKSATU - Kebakaran yang terjadi di gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) mengundang banyak spekulasi dari berbagai pihak. Olehnya itu publik diminta untuk berhenti berspekulasi dini soal penyebab kebakaran tersebut.

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Eva Yuliana meminta setop semua spekulasi terkait kebakaran gedung Kejagung.

Menurutnya, spekulasi apa pun yang muncul saat ini relatif kurang produktif. Terlebih lagi, kata dia, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin telah menegaskan seluruh dokumen perkara aman.

Bahkan, ia menyatakan Menko Polhukam Mahfud MD juga telah meyakinkan publik terkait keamanan dokumen perkara di Kejagung. Eva mengatakan Komisi III DPR sebagai partner kerja Kejagung, akan mengagendakan pertemuan khusus terkait peristiwa kebakaran ini. Membahas hal-hal teknis dan nonteknis terkait keselamatan seluruh dokumen perkara, yang saat ini masih ditangani Kejagung.

"Namun, selama agenda tersebut belum terlaksana, mari bersama kita bisa menahan diri terhadap segala macam spekulasi. Kurang produktif," kata Eva dalam keterangan persnya, Minggu (23/8).

Legislator Senayan dari Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah (Jateng) tetap bisa memaklumi munculnya keresahan, ataupun kekhawatiran publik terkait kemungkinan hilangnya dokumen perkara di Kejagung karena terlalap api.

"Sah dan boleh-boleh saja," tegasnya.