BNI Siap Sukseskan Penyaluran Bantuan Banpres Produktif untuk Usaha Mikra

PUBLIKSATU - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menunjuk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI untuk menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif bagi pelaku usaha mikro.
Peluncuran program Banpres dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Direktur Utama BNI Herry Sidharta, serta perwakilan penerima bantuan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/8).
“Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), BNI dipercaya oleh Kementerian Koperasi dan UKM untuk menyalurkan Bantuan Presiden Produktif bagi pelaku usaha mikro sebesar Rp 2.400.000 per orang,” ujar Herry Sidharta di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/8).
Diungkapkan, penerima bantuan atau pelaku usaha ini adalah nasabah PNM Mekaar yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Untuk tahap pertama, Kementerian Koperasi dan UKM, bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM sebagai lembaga pengusul, menetapkan 316 ribu lebih penerima bantuan pelaku usaha mikro yang disalurkan melalui BNI.
BNI dipilih menjadi bank penyalur karena mampu menyediakan sistem penyaluran yang terintegrasi dengan baik, dari pembukaan rekening secara kolektif sampai tahap monitoring pencairan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang terus memercayai BNI sebagai bank penyalur berbagai program bansos, banpres, dan program subsidi. BNI berkewajiban menyukseskan setiap program pemerintah, termasuk memastikan semua program bansos, banpres, dan subsidi disalurkan secara nontunai (cashless) serta memenuhi 6T, yaitu tepat sasaran, tepat kualitas, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, dan tepat administrasi,” pungkas Herry.