Berita Terkini
Nasional

Ngomong Soal Resesi, Mahfud MD Dinilai Telah Menakut-nakuti Masyarakat Dan Pelaku Usaha, Arief Poyuono: Ini Menteri Yang Tidak Kompeten

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Senin, 31 Agustus 2020 04:16 WIB · 2 menit baca
Ngomong Soal Resesi, Mahfud MD Dinilai Telah Menakut-nakuti Masyarakat Dan Pelaku Usaha, Arief Poyuono: Ini Menteri Yang Tidak Kompeten

PUBLIKSATU - Pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD dikecam keras karena mengatakan di bulan September mendatang hampir pasti Indonesia mengalami krisis. Tingkat kepastiannya, menurut Mahfud MD sebesar 99 persen.

Menurut Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono, pernyataan Mahfud MD itu kontraproduktif dan bikin gaduh.

“Ini menteri yang tidak kompeten ngomong perekonomian kok malah jadi kompor meleduk nakut-nakuti masyarakat dan pelaku usaha. Piye iki Kangmas Jokowi? Bukannya membangun trust di masyarakat dan percaya diri di saat pandemi Covid-19,” ujar Arief Poyuono seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu.

Arief Poyuono mengatakan, resesi ekonomi dalam teori pertumbuhan ekonomi hanya sekadar hitungan statistik yang disajikan lembaga survei, dalam hal ini Badan Pusat Statistik (BPS) dalam bentuk indeks pertumbuhan ekonomi. Dimana pertumbuhan ekonomi dalam dua kwartal tahun ini mengalami pertumbuhan minus.

“Resesi ekonomi yang dimaksud itu sebenarnya bukan sebuah fakta yang real,” ujar Arief Poyuono.

Apalagi, sambungnya, sebesar 56,7 persen kegiatan ekonomi Indonesia bersifat under ground atau sektor informal yang tidak terhitung oleh BPS saat melakukan survei untuk menghitung Produk Domestik Bruto (PDB).

“Banyak indikator sisi konsumsi masyarakat yang jadi faktor terbesar dalam pertumbuhan ekonomi tidak terhitung secara akurat, terutama komsumsi barang dan jasa yang dihasilkan sektor informal dan kegiatan under ground ekonomi di Indonesia,” jelasnya.