Berita Terkini
Internasional

Keluarga Kerajaan Inggris Berhemat

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 28 September 2020 14:15 WIB · 2 menit baca
Keluarga Kerajaan Inggris Berhemat
Keluarga Kerajaan Inggris (The Royal Family)

PUBLIKSATU – Keluarga Kerajaan Inggris dipaksa harus berhemat. Kondisi itu gegara dampak Covid-19.

Pada Jumat (25/9) mereka mengumumkan selisih kebutuhan dana senilai 35 juta pound sterling (Rp 664 miliar). Pihak istana pun mendapatkan kritik karena pengeluaran yang terus meninggi.

Penjaga Dompet Kerajaan Britania Raya Michael Stevens menjelaskan, kerugian pertama berasal dari menurunnya kunjungan turis. Dia memperkirakan kerugian dari sektor tersebut mencapai 15 juta pound sterling (Rp 284 miliar) dalam tiga tahun ke depan. Kerugian lainnya berasal dari keuntungan Crown Estate yang anjlok.

”Situasi ini membuat anggaran untuk renovasi jangka panjang Istana Buckingham defisit senilai 20 juta pound sterling (Rp 379 miliar),” ungkapnya menurut The Guardian.

Stevens menegaskan bahwa pihaknya tak akan mengambil uang pajak untuk menutup defisit tersebut. Pihak istana akan menekan defisit anggaran dengan beberapa penghematan. Antara lain pembekuan gaji untuk staf kerajaan dan moratorium rekrutmen untuk posisi nonvital.

Keluarga Kerajaan Inggris sudah mendapatkan banyak sorotan terkait keuangan mereka. Pada tahun anggaran 2019–2020, keluarga besar Ratu Elizabeth II itu mendapatkan Sovereign Grant sebesar 82,4 juta pound sterling (Rp 1,5 triliun). Sovereign Grant merupakan dana yang berhak digunakan ratu dan keluarganya dari pajak negara.

Dalam periode tersebut, kerajaan melaporkan aliran dana senilai 5,3 juta pound sterling yang digunakan untuk perjalanan para bangsawan. Media Inggris menggarisbawahi safari Pangeran Harry dan Meghan Markel ke tiga negara Afrika yang menghabiskan 245 ribu pound sterling (Rp 4,6 miliar).