Konflik AS-Tiongkok Diprediksi Lebih Lama
Bagikan

PUBLIKSATU – Konflik Amerika Serikat dengan Tiongkok diprediksi bakal lama.
“AS dan Tiongkok memiliki nilai-nilai yang bertentangan dan pada akhirnya akan tergelincir ke dalam perang dingin baru dalam beberapa dekade mendatang,” kata seorang analis Tiongkok dari Fitch Solutions, Darren Tay.
“Dengan perang dingin baru, akan ada perjuangan habis-habisan, mungkin generasi yang panjang, ekonomi global, militer dan ideologis,” tambahnya seperti dilansir dari CNBC, Kamis (1/10).
Menurut Darren, situasi tersebut dapat menyebabkan percabangan sebagian besar dunia menjadi blok pro-AS dan blok pro-Tiongkok. Dan, sejumlah negara terjebak di antaranya.
“Perpecahan antara dua ekonomi terbesar dunia kemungkinan akan memaksa negara-negara Asia Tenggara untuk memihak, meski mereka ingin menjadi pragmatis dan tetap bersahabat dengan kedua negara selama mungkin,” ungkapnya.
“Berada di Asia, tarikan dari gravitasi Tiongkok dalam hal ukuran dan pengaruhnya akan sulit untuk ditolak,” kata Darren dalam seminar virtual Asia Macroeconomic Quarterly Update.
Darren menjelaskan apa yang dia maksud dengan perselisihan ideologis antara AS dan Tiongkok. Dia merujuk pada memo Partai Komunis Tiongkok yang diedarkan pada 2013 yang mengidentifikasi demokrasi konstitusional dan kebebasan pers sebagai ancaman terhadap otoritas partai. Dia menunjukkan bahwa itu yang dianggap Barat sebagai nilai-nilai universal.