Taji Pulau Kawikawia
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
SAYA belum pernah menginjakkan kaki di Pulau Kawikawia. Namun melihat foto, dan video pihak Pemkab Buton Selatan (Busel) yang berkunjung kesana, saya melihat banyak "harta karun" tersimpan disana.
Tak heran jika Pulau Kawikawia sempat masuk dalam silang sengketa antara Pemkab Busel dan Pemkab Selayar, Sulsel. Alhamdulillah sudah ada putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), pulau tersebut masuk daerah teritorial Busel.
Sebenarnya sejak lama saya ingin mengulas ihwal pulau terluar di Busel itu. Sayangnya belum pernah kesampaian.
Namun setelah Bupati Busel, H. La Ode Arusani dan rombongan yang mengunjungi Pulau Kawikawia, awal bulan ini, saya melihat Pulau Kawikawia adalah daerah yang kaya potensi. Diantaranya, perikanan, kelautan, dan pariwisata.
Dilihat dari atas kapal dengan mata telanjang terdapat jejeran terumbu karang bersusun plus biota laut yang berwarna warni. Air lautnya sangat jernih.
Di pesisir pantai, pulau ini hampir seluruhnya dikelilingi butiran pasir putih. Keasliannya masih sangat terjaga karena jauh dari hiruk pikuk aktivitas manusia.