Berita Terkini
Nasional

KPK Beberkan Harta Cakada 2020, Terkaya Rp 674 M Dan "Termiskin" Rp 3,5 M

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Sabtu, 5 Desember 2020 04:23 WIB · 1 menit baca
Bagikan
KPK Beberkan Harta Cakada 2020, Terkaya Rp 674 M Dan "Termiskin" Rp 3,5 M

PUBLIKSATU - Laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) para calon kepala daerah di Pilkada Serentak 2020 tak luput dari pantauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan mengatakan, pihaknya mendata setidaknya ada sepuluh cakada terkaya dan termiskin berdasarkan LHKPN yang dilaporkan ke pihaknya.

"Yang terkaya (cakada) lapor ada (memiliki harta) Rp 674 miliar," ujar Pahala Nainggolan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (4/12).

Kesepuluh cakada dengan kategori terkaya yakni calon Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin dengan Rp 674.227.888.866, calon Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh sebesar Rp 391.744.609.664.

Selanjutnya, Cawabup Paser Arbain M. Noor sebesar Rp 289.813.510.845, Cabup Bulukamba Muchtar Ali Yusuf sebesar Rp 287.551.712.165, Cawali Manado Andrei Angouw sebesar Rp 273.575.845.945, Cawali Palu Hadianto Rasyid sebesar Rp 263.582.578.396.

Kemudian, Cawali Tomohon Wenny Lumentut sebesar Rp 222.007.796.662, Cawali Makassar M. Ramadhan Pomanto sebesar Rp 197.522.838.457, Cagub Sulawesi Utara Olly Dondokbey sebesar Rp 179.156.295.217, dan Cawawali Makassar Fadli Ananda sebesar Rp 149.259.675.073.

"Tapi yang kami agak heran soal yang kita sebut 'termiskin'. Karena yang paling miskin itu hartanya minus Rp 3,5 miliar dengan utang juga ada di dalam situ. Kita enggak ngerti sama sekali," jelas Pahala.

Bagikan