Berita Terkini
Nasional

Tim RAG SS: Terjadi Money Politic di Pilkada Konsel

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 11 Desember 2020 14:59 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tim RAG SS: Terjadi Money Politic di Pilkada Konsel
KONFERENSI PERS: Dari kiri ke kanan, Rusmin Abdul Gani, Senawan Silondae, dan Djussachri saat konferensi pers di posko Utama di Andoolo.

PUBLIKSATU, KONSEl - Pasangan nomor Urut 1, Rusmin Abdul Gani-Senawan Silondae (RAG-SS) mengklaim Pilkada Konawe Selatan (Konsel) telah dinodai sejumlah pelanggaran Pemilu. Satu diantaranya hadirnya money politic, bagi-bagi uang.

Ketua Tim Pemenangan (RAG SS) Djussachri mengatakan, bagi-bagi amplop itu terjadi di berbagai tempat. Diantaranya di wilayah Kecamatan Tinanggea hingga Kecamatan Sabelakoa.

"Hasil perolehan suara kami terganggu akibat hadirnya bagi-bagi uang itu dari Paslon lain. Kami minta Bawaslu agar proses pelanggaran Pilkada ini, " ujarnya saat konferensi pers di posko pemenangan RAG SS Kelurahan Alangga Kecamatan Andoolo Konsel.

Tidak hanya money politic, RAG SS juga menerima aduan terkait hadirnya mobilisasi pejabat luar daerah masuk ke wilayah Konsel. Targetnya untuk mempengaruhi warga agar memenangkan salah satu pasangan calon.

"Banyak pejabat dari luar daerah masuk di wilayah Konsel. Kami dapat laporan dari Tim kami di lapangan. Ada apa itu, kenapa mereka masuk di saat Pilkada, kalau bukan ingin memenangkan salah satu paslon," beber Djussachri.

Dia menyebutkan untuk dugaan money politik itu, selain tersebar di media sosial kata Djussachri juga sudah ada yang ditangkap pihak Bawaslu dan kepolisian.

"Kami ingin pilkada Konsel ini berjalan secara bersih, tanpa hadirnya money politik. Bawaslu harus proses pelanggaran itu, sehingga calon yang terpilih nanti, punya legitimasi dari masyarakat," imbuh Djussachri.

Bagikan