Vaksin, Mau?
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
SABTU (10/1), secara khusus saya mengikuti Webinar Nasional yang digelar Mata Garuda Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sultra melalui zoom meeting. Sengaja saya meluangkan waktu karena pembicaranya berbobot.
Berdasarkan meme yang beredar di media sosial, para pembicaranya antara lain, M Fadjroel Rachman (Juru Bicara Presiden RI), Ali Mazi (Gubernur Sultra), Dr H MZ Amirul Tamim MSi (Anggota DPD RI), Dr H AS Tamrin MH (Wali Kota Baubau), Letkol Arif Kurniawan (Dandim 1413 Buton), dan Dr Roni Muhtar (Sekot Baubau).
Saya perhatikan pesertanya rata-rata kalangan milenial. Sejak pukul 09.00 Wita mereka sudah berada di zoom land.
Secara khusus, saya menyimak materi yang disampaikan Fadjroel berjudul Vaksinasi dan Peluang Kerja Pemuda di Tahun 2021. Sama dengan tema sesi pertama acara tersebut.
Dia mengungkapkan, tantangan vaksinasi adalah penerimaan masyarakat. Dimensi keagamaan, sebagian masyarakat masih mempermasalahkan vaksin dari alasan keagamaan. Berkaitan dengan hal ini, Fadjroel mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah merilis bahwa vaksinasi Covid-19 yang akan digunakan masyarakat suci dan halal.
Memang proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia bakal dimulai pekan ini. Vaksin Covid-19 Sinovac telah mendapatkan stempel halal dari MUI.