Teguran Jokowi Diragukan, Pengamat: Seharusnya Moeldoko Diganti
Bagikan

PUBLIKSATU - Tidak semua yakin Presiden Joko Widodo menegur Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang dituding terlibat dalam upaya mengambil alih paksa kepemimpinan Partai Demokrat.
"Diragukan keberanian Jokowi menegur Moeldoko," kata pengamat politik M. Rizal Fadillah dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/2).
Rizal Fadillah menduga, semua langkah Moeldoko atas sepengetahuan bahkan mungkin atas persetujuan Jokowi.
"Tidak akan, karena tidak mungkin Moeldoko bergerak sendiri tanpa sepengetahuan Presiden," ucap dia.
Lanjut Rizal Fadillah, kalau memang benar Moeldoko cawe-cawe ingin jadi capres, harusnya mantan Panglima TNI itu dievalusi.
Pasalnya, Jokowi sejak awal sudah mengatakan, tidak ada visi misi pembantunya, yang ada visi misi dan program Presiden.
"Seharusnya memang Moeldoko diganti," sebutnya.