Berita Terkini
Tajuk

Gratis 35 Hektar

Oleh Irwansyah Amunu · Selasa, 9 Februari 2021 13:11 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Gratis 35 Hektar

Catatan: Irwansyah Amunu

BUTON Tengah (Buteng) rupanya sangat siap terhadap pembangunan Jembatan Buton-Muna (Tona). Bukan hanya dari pemerintah, tetapi masyarakatnya pun demikian.

Kenapa saya berani katakan begitu? Sebab, berdasarkan keterangan Sekab Buteng, H Kostantinus Bukide SH MSi, masyarakat setempat menghibahkan tanahnya seluas 35 hektar untuk pembangunan Tona. Gratis, sepeser pun Pemkab tidak mengeluarkan dana untuk ganti rugi.

Mengetahui kenyataan itu, saya geleng-gelang kepala. Entah "mantra" apa yang digunakan pihak Pemkab sehingga warganya mau sepenuh hati mendukung program pemerintah.

Jamak selama ini terjadi, persoalan lahan selalu menjadi batu sandungan untuk melakukan pembangunan. Era kapitalis turut merubah pola pikir masyarakat. Materi selalu ada di kepala warga. Jangan heran, bila pembangunan menyentuh tanah masyarakat, maka ganti rugi mesti dilakukan. Jika tidak cocok harga, jangan harap pembangunan dilanjutkan.

Namun Buteng beda. Kostan -sapaan H Kostantinus Bukide SH MSi- menerangkan masyarakat pemilik lahan rela memberikan tanahnya secara cuma-cuma. Mereka sadar, kalau Jembatan Tona terealisasi maka akan memberikan banyak manfaat bagi mereka.

Mendengar penjelasan Kostan, saya katakan Pemkab berhasil memposisikan masyarakat sebagai subjek, bukan objek. Menurut saya, sentuhan Pemkab terhadap masyarakatnya terbilang sukses. Baru berumur enam tahun sebagai daerah otonom baru (DOB), namun sangat cepat menggeser peran masyarakat hingga menjadi pelaku, bukan sebagai penikmat saja.

Bagikan