Polisi Digital
Bagikan
Catatan: Irwansyah Amunu
KETERBATASAN personil, bukan berarti Polres Baubau gigit jari. Bisa dilihat dari terobosan Kapolres AKBP Rio Tangkari yang bekerjasama dengan Kururio Indonesia menciptakan Polisi digital dalam aplikasi K-Polisi.
Rio -sapaan Rio Tangkari- menyatakan inovasinya sesuai arahan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Diakui, dimasa mendatang teknologi sangat dibutuhkan. Apalagi saat ini smartphone sudah berada dimana-mana.
Fitur K-Polisi memang terintegrasi dalam aplikasi Kururio. Dapat diinstal menggunakan smartphone.
K-Polisi dilengkapi dengan tombol bantuan (Panic Button), e-Lapor, dan e-surat kehilangan. Menekan dua kali tombol bantuan langsung membuat aparat Polisi bergerak.
Pria dengan dua melati di pundaknya ini, mengulas dengan menekan Panic Button terkoneksi ke Mapolres Baubau, Kapolsek disekitar wilayah kejadian, Bhabinkamtibmas disekitar wilayah kejadian, 10 Polisi aktif disekitar masyarakat yang melakukan panggilan darurat, dan Tim Panther yang siaga.
Mendengar itu, saya berseloroh jangan panik, ada panic Button. Hehehe.
Menggunakan e-Lapor, dan e-surat kehilangan, kata Rio, masyarakat tidak lagi antri di kantor Polisi. Cukup di rumah saja. Hal tersebut sejalan dengan kondisi pandemi Covid-19 untuk menghindarkan masyarakat dari kerumunan.