Berita Terkini
Nasional

Hilang Dari Peredaran Publik, Moeldoko Panik Karena Defisit Dukungan Politik

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 28 Maret 2021 17:49 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Hilang Dari Peredaran Publik, Moeldoko Panik Karena Defisit Dukungan Politik

PUBLIKSATU - Hampir sebulan pasca Kongres luar biasa (KLB) sepihak di Sibolangit, Kepala KSP Moeldoko hilang dari peredaran publik.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Akhmad Khoirul Umam menilai, tidak hadirnya Moeldoko di ruang publik sebagai indikasi kepanikan, jatuhnya moral politik dan juga terpuruknya kepercayaan diri yang bersangkutan.

“Upaya Moeldoko bersembunyi dari sorotan publik belakangan ini merupakan strategi menghindar dan melarikan diri dari kemarahan dan kekecewaan publik," kata Umam, Sabtu (27/3).

Sebab, lanjut Umam, manuver politik Moeldoko hampir tidak mendapatkan dukungan moral dan politik dari elemen manapun.

“Jika kita cek perkembangan dinamika pemberitaan dan percakapan publik, meskipun ada indikasi mobilisasi buzzers untuk mensupport manuver politik Moeldoko. Tapi hampir semua simpul-simpul kekuatan politik, masyarakat sipil (civil society), termasuk para purnawirawan TNI, tidak ada yang mendukung langkah politik Moeldoko,” ujar pengajar di Universitas Paramadina.

Bahkan, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri juga dikabarkan menolak mendukung menuver Meoldoko.

Hal itu, kata Umam, dikonfirmasi oleh klarifikasi Sekjen PDIP Hasto Krisdianto yang menyatakan bahwa Megawati tidak pernah menemui Moeldoko.

Bagikan