Ibas Tidak Hanya Mengkritik, Tapi Juga Sudah Bantu Pemerintah Tangani Pandemi
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Pernyataan Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) soal "failed nation" terus menjadi perbincangan publik. Bahkan, Ibas mendapat nyinyiran lantaran mengkritik penguasa terkait penanganan Covid-19 yang menunjukkan gejala kewalahan.
Anggota Komisi XI DPR RI fraksi Partai Demokrat Marwan Cik Asan, meminta publik atau pihak yang nyinyir atas pernyataan Ibas membuka mata dan bersikap fair. Pasalnya, Ibas dan Partai Demokrat tidak hanya mengkritik, tapi juga sudah langsung terjun ke masyarakat menangani pandemi Covid-19.
"Jangan karena berseberangan, atau tidak suka, lalu kehilangan sikap fair, sikap adil. Mengapa? Karena di bawah Mas Ibas, fraksi kami sejak awal sudah terjun langsung membantu rakyat yang kesusahan. Kami berpartisipasi, membantu pemerintah dengan cara kami, bukan hanya mengkritik,’’ kata Marwan kepada wartawan, Jumat (9/7).
Marwan menambahkan, sejak awal Maret 2020 Partai Demokrat sudah menggulirkan Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona. Kegiatan ini pun dijalankan seluruh kader secara secara intensif, masif, dan terkoordinasi, termasuk para kader di DPR yang dipimpin Ibas.
‘’Sejak itu pula, Mas Ibas menginstruksikan kepada seluruh anggota FPD untuk turut menghidupkan gerakan melawan Covid-19 secara ikhlas. Bisa dicek jejak digitalnya, teman-teman Demokrat di DPR langsung terjun ke masyarakat, baik di masa reses maupun tidak untuk turut meringankan beban masyarakat,’’ kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat itu.
Menurut Marwan, Ibas memang menyatakan bahwa pemerintah terlihat ‘tidak berdaya’ menangani pandemi Covid-19 yang sudah memasuki tahun kedua. Salah satu indikasinya, tabung oksigen sulit didapat.
Pernyataan tersebut, lanjutnya, diberi narasi seolah-olah Ibas hanya mengkritik dan tidak berbuat apa-apa dalam soal Covid-19.