Buteng Ajaib
Bagikan

Catatan: Irwansyah Amunu
AJAIB. Satu kata ini yang bisa saya gunakan untuk menyebut Buton Tengah (Buteng) di bawah kepemimpinan Bupati H Samahuddin.
Banyak terobosan pembangunan yang membuat saya geleng-geleng kepala. Walau rekayasa pembangunannya dibidang infrastruktur sangat nyata, namun sentuhannya untuk mengambil hati masyarakatnya perlu diacungi jempol.
Betapa tidak, begitu banyak pembangunan fisik yang dilakukan mengenai tanah masyarakat, tanpa sepeser pun diganti rugi. Bahkan untuk pembangunan Jembatan Buton-Muna (Tona) yang salah satu pancangnya akan dibangun di Baruta, Buteng, sekitar 30 hektar tanah masyarakat digunakan, semuanya gratis. Seluruhnya dihibahkan masyarakat secara cuma-cuma. Wow.
Samahuddin mengatakan membangun di Buteng, Garuda dikesampingkan. Dia menggunakan pendekatan kemanusiaan. Ia tidak mau hanya duduk manis di kursi jabatan tanpa merasakan derita rakyatnya.
Wajar bila Samahuddin mengatakan demikian. Dia mengaku merasakan pahit getirnya kehidupan. Karirnya pun berliku dilewati, dimulai dari bawah.
"Saya tidak mau boros, kita membangun pakai uang rakyat," cetusnya saat menjadi pembicara dalam Laju Kepton Edisi ke-5 di Channel Youtube Catatan Irwansyah Amunu.