Berita Terkini
Olahraga

Kekuatan Mental Jadi Kunci Kemenangan Persebaya atas Persita

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 2 Agustus 2022 13:15 WIB · 2 menit baca
Kekuatan Mental Jadi Kunci Kemenangan Persebaya atas Persita
Pemain Persebaya Sho Yamamoto melakukan selebrasi bersama Higor Vidal usai mencetak gol ke gawang Persita pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (1/8/2022) malam. (ANTARA/Moch Asim)

PUBLIKSATU – Kekuatan mental menjadi kunci pemain Persebaya berhasil mengalahkan Persita Tangerang pada lanjutan pekan kedua Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin malam (1/8). Hal itu diungkapkan Pelatih Persebaya Aji Santoso.

Ia menilai kekuatan mental pemain menjadi kunci kemenangan timnya atas Persita Tangerang.

“Tekanan akibat kekalahan di laga perdana menjadikan motivasi bagi kami. Anak-anak membuktikannya di lapangan dan kami bermain kompak dengan semangat luar biasa,” ujar Aji Santoso seperti dikutip dari jawapos.com.

Pada pertandingan tersebut, Persebaya menang dengan skor 2-0 melalui gol yang dicetak Sho Yamamoto menit ke-23 dan Rizky Ridho menit ke-57. Kemenangan tersebut diakuinya sebagai modal penting untuk menghadapi laga pekan ketiga melawan tuan rumah Bhayangkara FC pada Minggu, 7 Agustus 2022.

Timnya berterima kasih kepada dukungan ribuan suporter, bonek-bonita, yang selama 90 menit tak berhenti bernyanyi mendukung Rizky Ridho dan kawan-kawan, termasuk doa pecinta Persebaya di luar stadion.

Pelatih berlisensi AFC Pro tersebut mengakui timnya bermain bagus di semua lini, mulai dari penjaga gawang, belakang, tengah dan barisan depannya. “Riswan baru pertama bermain di Liga 1 bersama kami dan sudah membuktikan kualitasnya, termasuk Risky Dwiyan, Deny Agus, dan pemain muda lainnya. Saya yakin ke depan akan semakin kompak dan tampil lebih baik,” ucap dia.

Selain itu, penampilan tiga pemain asingnya juga menjadi sorotan positif dari Aji Santoso karena mampu tampil percaya diri dan berkali-kali membahayakan pertahanan Persita. “Sho Yamamoto bermain enjoy, cetak gol dan ciptakan beberapa peluang. Junior Silva meski tidak cetak gol tapi dia bisa membuka peluang, dan Vidal dengan aksi-aksi individunya,” kata Aji. “Tapi kami tetap evaluasi membenahi penyelesaian akhir, dan tetap ada catatan-catatan kepada para pemain asing agar lebih baik di pertandingan berikutnya,” tambah pelatih asal Malang tersebut.