Ruam Bekas Akibat Cacar Monyet Sulit Hilang, Ini Kata Dokter
Bagikan

PUBLIKSATU – Salah satu gejala khas cacar monyet adalah adanya ruam atau bintil-bintil pada tubuh. Gejala lainnya umumnya disertai demam dengan masa inkubasi 21 hari.
Hal itu diungkapkan Ketua Satgas Monkeypox PB IDI yang juga Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Hanny Nilasari, SpKK. Menurutnya ruam dan kulit keropeng akibat cacar monyet umumnya berisi nanah.
“Ciri ruamnya lebih tinggi dari permukaan kulit, lalu bintil melenting, umumnya berisi nanah. Berbeda dengan alergi yang umumnya disertai gatal,” kata dr. Hanny kepada wartawan dalam webinar, dikutip dari jawapos.com, Jumat (5/8).
Menurutnya ruam-ruam atau keparahannya bisa muncul banyak atau sedikit tergantung dari daya tahan tubuh seseorang. Jika daya tubuhnya baik, umumnya gejalanya ringan dan ruamnya tak terlalu banyak. Sebaliknya, jika daya tahan tubuh sedang lemah, ruam bisa saja muncul di beberapa bagian.
“Umumnya di batang tubuh seperti di lengan, badan perut dan dada, dan wajah, mulut, rongga mulut, dan alat kelamin,” katanya.
Ruam Susah Hilang
Benarkah ruam bekas cacar monyet karena berisi nanah susah hilang? Menurut dr. Hanny, memang seiring berjalannya waktu, dalam periode 7 hari umumnya bintil nanah akan membaik. Lalu akan terjadi keropeng mengering dan timbul scar atau bekas.