Berita Terkini
Nasional

Gubernur Khofifah Minta Kades Aktif Laporkan Kasus PMK

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 9 Agustus 2022 23:14 WIB · 1 menit baca
Gubernur Khofifah Minta Kades Aktif Laporkan Kasus PMK
MENINJAU: Gubernur Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi di Desa Pondok Joyo, Semboro, Jember, Senin (8/8). (Pemprov Jatim untuk Jawa Pos)

PUBLIKSATU – Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta para Kades untuk aktif melaporkan perkembangan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Program vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Jatim terus bergulir. Dari 1.003.300 dosis vaksin yang diterima, 63 persen telah disuntikkan ke ternak.

Untuk mempercepat jalannya revaksinasi itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa meminta para kepala desa (Kades) aktif melaporkan perkembangan kasus di wilayahnya.

”Pak Kades bisa mengonfirmasi berapa sapi di daerah masing-masing. Jika ada yang belum vaksin, mohon segera dikomunikasikan dengan dinas peternakan,” kata Khofifah saat meninjau vaksinasi di Desa Pondok Joyo, Semboro, Jember, dikutip dari jawapos.com, Senin (8/8).

Orang nomor satu di Jatim itu menyatakan, laporan para Kades amat penting untuk mempercepat penanganan PMK. Selain itu, diharapkan penyakit tersebut tak cepat menular.

Dalam kesempatan tersebut, tokoh yang juga ketua PBNU itu menegaskan bahwa jumlah ternak sakit dan yang dipotong paksa karena terpapar PMK di wilayah Jatim sudah jauh menurun. Terutama pada beberapa pekan terakhir.

Artinya, vaksin sudah menunjukkan efektivitasnya. ”Karena itu, kami berharap vaksinasi tak melemah. Sebaliknya, makin dipercepat,” tutur gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.