Dispar NTB Atensi Mitigasi Bencana di Seluruh Destinasi Wisata

PUBLIKSATU - Dinas Pariwisata (Dispar) NTB meminta bantuan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), terkait mitigasi bencana di destinasi wisata. ”Sudah kami laporkan. Insyaallah siap dibantu,” kata Kepala Dispar NTB Yusron Hadi.
Yusron mengatakan, Kemenparekraf telah disurati terkait dengan peristiwa kebakaran salah satu hotel di Gili Trawangan, Lombok Utara (Lotara), belum lama ini. Agar kejadian tersebut bisa diatensi.
Selain itu, Dispar juga telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Deputi Destinasi Kemenparekraf. Terkait dengan mitigasi bencananya. ”Sarana prasarana hingga peningkatan kualitas SDM jadi atensi. Bukan saja di Gili ya, tapi juga destinasi wisata lain,” ujar Yusron dikutip dari jawapos.com.
Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Sahdan mengatakan, solusi jangka pendek akan diambil kedua pemerintah, pemprov bersama Pemda KLU. ”Mengingat ada keterbatasan anggaran,” kata Sahdan.
Pemda KLU, disebut Sahdan, telah meminta pengusaha maupun masyarakat menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR). Ditambah dengan relawan kebakaran, yang berada di setiap hotel maupun restoran.
Solusi jangka pendek sedang diupayakan pemerintah. Berupa pelatihan untuk masyarakat maupun karyawan hotel, terkait mitigasi bencana kebakaran. ”Setidaknya tiga bulan sekali,” sebut Sahdan.
Untuk solusi jangka panjangnya, tiga gili harus dibuatkan sistem pemadam kebakaran komprehensif. Seperti membuat hidran air yang dilengkapi dengan pompa. Kemudian ditempatkan di beberapa titik yang mudah diakses.