Berita Terkini
Nasional

Bupati Butur Paparkan Tiga Program Utama di Staf Ahli Utama Kedeputian Bidang Infrastruktur Energi dan Investasi

Oleh Ramli Ahmad · Rabu, 24 Agustus 2022 17:59 WIB · 2 menit baca
Bupati Butur Paparkan Tiga Program Utama di Staf Ahli Utama Kedeputian Bidang Infrastruktur Energi dan Investasi

PUBLIKSATU.CO, JAKARTA- Bupati Buton Utara, DR. H. Muh. Ridwan Zakariah, M.Si, paparkan tiga usulan dukungan kegiatan strategis prioritas daerah tahun 2023 di hadapan Deputi I Kantor Sekretaris Presiden (KSP) RI, Helson Siagian, Ph.D, Staf Ahli Utama Kedeputian Bidang Infrastruktur Energi dan Investasi, Selasa (23/8/2022).

Usulan dukungan kegiatan strategis prioritas daerah tahun 2023 di Deputi 1 KSP RI, ada tiga program utama. Diantaranya, pertama pembangunan Jalan Labuan - Wa Ode Buri. Kedua, pembangunan Bandara, dan

ketiga, pembangunan atau pengembangan Pelabuhan Ereke dan Lelamo.

Pada persentase ini, Ridwan Zakariah di dampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Butur, Muh. Hardhy Muslim, SH.,M.Si., Kepala Bappeda Butur DR. Harmin Hari, SP, M.Si, Kepala Dinas Perhubungan Tayep, S.IP, Plt. Kepala Dinas PUPR Mahmud Buburanda, ST., M.T, Sekdin Bappeda, Kabid Bappeda.

Mengawali paparannya, Mantan Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara ini menyampaikan, bahwa posisi strategis geografis dan demografi Kabupaten Butur. Baik dari batas wilayah daerah Lipu Tinandeakona Sara, dengan luas wilayah 1.923,03 km2, yang terdiri dari enam kecamatan dan ada 78 desa, 12 kelurahan. Sementara jumlah penduduk 67.714 jiwa tahun 2021, kemudian pontensi Sumber Daya Alam (SDA) baik itu sektor pertanian dalam arti luas masih menjadi tumpuan utama dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Butur.

"Kontribusinya 38,19 persen terhadap PDRB tahun 2021. Sektor Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya khususnya Rumput Laut yang menjadi komoditas unggulan Perikanan yang akan terus dikembangkan. Kelapa juga merupakan komoditas perkebunan dengan penyumbang produksi terbesar 2.266,73 ton dan Jambu Mente dengan produksi terbesar kedua sebesar 176.73 ton," beber Bupati dua periode ini.

Disamping itu, Mantan Sekda Buton ini menyampaikan, bahwa potensi pengembangan wilayah di antaranya. Pertama potensi kawasan Pertanian dan Perkebunan, kedua Potensi Kawasan Wisata, ketiga Potensi Mineral non logam seperti Aspal dan Mangan, Keempat pengembangan kawasan Hutan Magrove 17.754 Ha yang akan dikembangkan menjadi salah satu objek wisata.

Ketua KONI Butur ini menyampaikan, secara detail terkait proyek strategis daerah (Mayor Proyek) pada tahun 2023. Pertama, peningkatan kemantapan jalan Kabupaten (Segmen 1-Segmen 3, red) melalui Skema DAK. "Dan ini kami sudah usulkan, tinggal menunggu penilaian pusat di aplikasi krisna. Dengan panjang jalan 65 km yang terdiri dari sembilan ruas jalan," jelas Ridwan.