Berita Terkini
Nasional

Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jokowi Lepas Kirab Merah Putih

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Minggu, 28 Agustus 2022 23:25 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jokowi Lepas Kirab Merah Putih
Presiden Joko Widodo melepas Kirab Merah Putih yang mengangkat tema 'Menciptakan Kesatuan Indonesia yang Harmoni' di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (28/8). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

Publiksatu – Presiden Joko Widodo melepas Kirab Merah Putih yang mengangkat tema ‘Menciptakan Kesatuan Indonesia yang Harmoni‘ di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (28/8). Kirab Merah Putih diikuti oleh seluruh elemen bangsa, mulai dari organisasi masyarakat, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

“Bersama-sama dengan Kapolri, bersama-sama dengan Habib Luthfi bin Yahya, dengan mengucap bismilillahirahmanirahim, pagi hari ini saya nyatakan Kirab Merah Putih diberangkatkan,” kata Jokowi seperti dikutip dari jawapos.com.

Dalam laporannya, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Habib Luthfi bin Yahya menyampaikan, tujuan dari pelaksanaan Kirab Merah Putih yaitu untuk membangkitkan kembali rasa memiliki terhadap Tanah Air.

“Dengan adanya kirab pagi hari ini, kami siap menjaga tegaknya Merah Putih sampai kapan pun kita bertekad untuk menjaga NKRI harga mati,” ucap Habib Luthfi.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa Kirab Merah Putih merupakan upaya untuk menjaga persatuan dan kesatuan sebagai modal dasar dalam menghadapi berbagai ketidakpastian saat ini. Misalnya dalam pandemi Covid-19, Kapolri menyebutkan bahwa Indonesia dapat menghadapi pandemi dengan baik karena semangat persatuan dan kesatuan semua pihak.

“Saat ini kita juga menghadapi berbagai tantangan yang tentunya dihadapi oleh berbagai macam masalah akibat perang Rusia dan Ukraina yang kemudian memunculkan masalah krisis pangan dan energi, serta juga akan berdampak pada krisis ekonomi, sehingga kita juga tentunya butuh kembali lagi mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan,” ucap Sigit.

Sigit berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi penguatan semangat seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan kesatuan dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045.

Bagikan