Berita Terkini
Nasional

Ini Permintaan Komisi VII Jika Pemerintah Menaikan Harga BBM

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 3 September 2022 19:40 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Ini Permintaan Komisi VII Jika Pemerintah Menaikan Harga BBM
ILUSTRASI SPBU. (Jawapos)

Publiksatu – Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto menanggapi isu kenaikan harga BBM. Ia mengatakan, penting bagi pemerintah untuk mengembalikan subsidi sesuai pada esensinya. Termasuk, tetap memberikannya kepada yang berhak saat harga BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar ditetapkan naik.

Ia meminta kepada pemerintah, bagi pengguna motor, ojek online, dan angkutan umum agar tidak terdampak atas kenaikan Pertalite. “Maka kalau toh naik ini permintaan kami di Komisi VII adalah untuk kendaraan roda dua dalam hal ini motor dan angkutan umum itu tidak naik. Dan juga ojol berupa mobil online itu juga tidak naik,” kata Sugeng dalam keterangannya di Gedung DPR RI, Jumat (2/9) seperti dikutip dari jawapos.com.

Sementara solar, menurutnya, tetap dipatok harga sama tanpa kenaikan bagi kendaraan logistik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Nah untuk Solar, khusus untuk kendaraan logistik UMKM itu juga tidak naik, khususnya truk roda empat. Kan ada truk di atas roda empat, itu khusus industri,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi selama ini tidak tepat sasaran. Untuk BBM jenis Solar saja 89 persen dinikmati dunia usaha, dan hanya 11 persennya dinikmati kalangan rumah tangga.

Namun, dari yang dinikmati rumah tangga itu ternyata 95 persennya dinikmati rumah tangga mampu dan hanya 5 persen yang dinikmati rumah tangga miskin seperti petani dan nelayan.

Adapun untuk BBM bersubsidi jenis Pertalite, 86 persennya digunakan kalangan rumah tangga, dan 14 persennya dinikmati kalangan dunia usaha. Tapi, dari porsi rumah tangga itu kata dia 80 persennya dinikmati oleh rumah tangga mampu dan hanya 20 persen dinikmati oleh rumah tangga miskin.

Sementara terkait rencana kenaikan harga BBM subsidi, Presiden Joko Widodo memastikan pihaknya masih melakukan hitung-hitungan. “BBM semuanya masih pada proses dihitung dikalkulasi dengan hati-hati,” kata Jokowi di Mimika, Papua, Kamis (1/9).

Bagikan