Berita Terkini
Olahraga

Kekecewaan Juergen Klopp Pasca Liverpool Dibantai Napoli 1-4

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 9 September 2022 17:02 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kekecewaan Juergen Klopp Pasca Liverpool Dibantai Napoli 1-4
Keluhan-Keluhan Juergen Klopp Pasca Liverpool Dibantai Napoli 1-4 Striker Napoli Piotr Zielinski merayakan gol yang dia cetak ke gawang Liverpool pada matchday pertama Grup A Liga Champions 2022-2023. (Alberto Pizzoli/AFP )

Publiksatu - Kejutan terjadi pada matchday perdana Grup A Liga Champions 2022-2023. Finalis musim lalu, Liverpool, dibantai 1-4 oleh tuan rumah Napoli di Stadio Diego Armando Maradona dini hari (8/9).

Disaksikan hampir 52 ribu pasang mata, Napoli bermain luar biasa dalam pertandingan ini. Pada babak pertama, Napoli sudah unggul 3-0 melalui eksekusi penalti Piotr Zielinski pada menit ke-5, lalu gol dari Andre-Frank Zambo Anguissa (31), dan Giovanni Simeone (44′).

Bahkan Napoli bisa saja unggul 4-0 pada babak pertama. Itu andaikan eksekusi penalti Victor Osimhen pada menit ke-18 tidak ditepis oleh kiper Liverpool Alisson Becker.

Di awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-47, Zielinski mencetak gol keduanya untuk membawa Napoli memimpin 4-0. Liverpool hanya mampu membalas satu gol lewat sepakan keras Luis Diaz pada menit ke-49.

Bagi sepak bola Inggris, kekalahan Liverpool ini adalah petaka. Sebab, inilah kekalahan terbesar tim Premier League di Liga Champions untuk kali pertama sejak 19 tahun. Atau sejak Arsenal dibantai Inter Milan dengan skor 0-3 pada musim 2003-2004.

“Ini adalah hal yang berat untuk diterima. Tidak susah menjelaskan kekalahan ini jika Anda menonton pertandingannya,” ucap manajer Liverpool Juergen Klopp dikutip dari jawapos.com yang juga mengutip dari BT Sport.

“Dengan Alisson sebagai penjaga gawang, rasanya buruk sekali kebobolan tiga gol pada babak pertama. Rasanya kami kehilangan diri kami sendiri. Tiga hari lagi, kami akan bermain melawan Volves (di Anfield). Dan mungkin, jika mereka menonton pertandingan malam ini, mereka tidak akan berhenti menertawakan kami,” imbuh pelatih asal Jerman tersebut.

Bagikan