Batu Bara, PTBA Komitmen Utamakan Pasokan Lokal
Bagikan

Publiksatu – Porsi penjualan ekspor batu bara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meningkat dari 33 persen pada kuartal I 2022 menjadi 38 persen di kuartal II 2022. Meski begitu, pihaknya tetap komitmen untuk mengutamakan pasokan dalam negeri.
Dikutip dari jawapos.com, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTBA, Farida Thamrin menjelaskan hal tersebut terlihat dari porsi pemenuhan batu bara domestik sebesar 65 persen dan ekspor 35 persen hingga Semester I 2022.
“Perusahaan terus meningkatkan porsi ekspor secara terukur tanpa mengabaikan kebutuhan dalam negeri. Dengan masih tingginya harga batu bara serta peningkatan kebutuhan dan permintaan ekspor, Perusahaan optimistis dapat terus meningkatkan kinerja hingga akhir 2022,” ujar Farida dalam keterangan tertulisnya.
Ia menyebut, Average Selling Price (ASP) atau harga jual rata-rata pada kuartal II 2022 tercatat sebesar Rp 1,3 juta per ton. Nilai tersebut naik 14 persen dibanding kuartal I 2022 karena peningkatan porsi penjualan ekspor.
Lebih lanjut, Farida menjelaskan, peningkatan pada kuartal kedua itu menyebabkan porsi ekspor pada Semester I 2022 tercatat sebesar 35 persen dari seluruh penjualan. Peningkatan ekspor tersebut karena suplai batu bara ke India meningkat 2 juta ton secara tahunan (year on year/yoy).
Selain itu, diikuti oleh peningkatan penjualan ke negara-negara Asia Tenggara dan Asia Timur seperti Thailand, Korea Selatan, dan Kamboja. India menjadi tujuan ekspor terbesar PTBA dengan porsi mencapai 18 persen dari total penjualan. Diikuti Korea Selatan 4 persen, Thailand 3 persen, China 2 persen, dan Kamboja 2 persen.
“PTBA juga memanfaatkan kesempatan untuk melakukan penjajakan pada pasar Eropa dengan melakukan pengiriman batu bara ke Italia dan negara Eropa lainnya,” ujarnya.