Berita Terkini
Internasional

Vladimir Putin Prihatin Atas Penembakan di Sekolah Izhevsk

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 27 September 2022 04:33 WIB · 2 menit baca
Vladimir Putin Prihatin Atas Penembakan di Sekolah Izhevsk
Presiden Rusia Vladimir Putin (Sputnik/Pavel Byrkin/Kremlin via REUTERS)

Publiksatu – Belasan orang tewas dalam peristiwa penembakan brutal di sebuah sekolah di Rusia. Dalam kejadian, sebanyak 13 orang tewas, 7 di antaranya anak-anak, puluhan lain luka. Terduga pelaku diduga merupakan alumni sekolah itu dan diduga pula tewas bunuh diri setelah menembak secara brutal.

Presiden Rusia Vladimir Putin angkat bicara. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Presiden Vladimir Putin sangat berduka atas kematian tersebut. “Dia (Putin) menggambarkan insiden itu sebagai tindakan teroris oleh seseorang yang tampaknya milik organisasi atau kelompok neo-fasis,” kata juru bicara seperti dikutip dari jawapos.com yang juga mengutip dari The Guardian, Senin (26/9).

Hal itu karena terduga pelaku menggunakan T-Shirt dengan tulisan Swastika yang terafiliasi dengan Nazi. Juri Bicara Putin mengatakan dokter, psikolog dan ahli bedah saraf telah dikirim atas perintah Putin ke lokasi penembakan di Izhevsk, sekitar 600 mil timur Moskow.

Komite Investigasi Rusia mengatakan pada 26 September bahwa pria bersenjata itu telah diidentifikasi dengan inisial AK. Ia seorang pria berusia awal 30-an dan merupakan lulusan sekolah yang memiliki siswa dari taman kanak-kanak hingga akhir sekolah menengah.

Pria bersenjata itu mengenakan T-shirt dengan swastika di atasnya. enembak dirinya sendiri hingga tewas di tempat kejadian. Komite Investigasi juga mengatakan bahwa Direktorat Investigasi Utama di Moskow sedang menyelidiki penembakan tersebut.

Garda Nasional Rusia mengatakan Kazantsev menggunakan dua pistol. Senjata itu tidak terdaftar di pihak berwenang. Izhevsk adalah sebuah kota berpenduduk 640 ribu orang, terletak di sebelah barat pegunungan Ural di Rusia tengah. (*)