Cerita Seorang Kiper Futsal yang Kini Menjadi Andalan Gresik United
Bagikan

Cita-citanya sejak awal adalah menjadi kiper sepak bola. Karena itu, meski ada tawaran menggiurkan dari klub futsal profesional, Ulul Arham tetap memilih Gresik United.
—-Farid S. Maulana, Gresik—-
Ulul Arham awalnya sempat galau ketika ditawari kontrak baru oleh Gresik United untuk Liga 2 di awal musim. Dalam hatinya, dia tidak ingin jadi pelapis lagi. Apalagi, Gresik United sudah mengontrak Ali Budi Rahardjo dan Fajar Ali untuk posisi kiper utama.
Ulul makin galau. Sebab, ada tawaran dari salah satu tim profesional futsal besar, Bintang Timur Surabaya. Dia ditawari bergabung untuk ikut Liga Futsal Profesional Indonesia.
Penampilannya bersama tim futsal Jawa Timur di PON Papua memikat hati manajemen Bintang Timur saat itu.
’’Tapi, akhirnya saya pilih Gresik United, karena mimpi saya jadi kiper sepak bola, bukan futsal,’’ jelasnya.
Baca juga:
Wawancara dengan Fakhri Husaini: Manajer Mengusik Otoritas Saya
Pilihan itu memang mengundang risiko. Dia bisa jadi kiper cadangan lagi. Namun, Ulul mencoba menepisnya jauh-jauh. Dia yakin, jika latihan lebih giat lagi, bukan tidak mungkin posisi kiper utama bisa diambil.