Berita Terkini
Olahraga

PSSI Harus Perbaiki Sistem Kompetisi Liga Indonesia

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 3 Oktober 2022 04:01 WIB · 2 menit baca
Bagikan
PSSI Harus Perbaiki Sistem Kompetisi Liga Indonesia
Menpora Zainudin Amali (tengah) saat menyampaikan perkembangan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (2/10). (Willy Irawan/Antara)

Publiksatu – PSSI harus memperbaiki sistem kompetisi Liga Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.

Hal itu diharapkan bisa mencegah tragedi di Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan lebih dari seratus orang tidak terulang kembali.

”Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, PSSI diminta melakukan evaluasi secara total terhadap sistem saat ini, yang digunakan sebagai cara berkompetisi sehingga akan dapatkan cara terbaik, para pemain bisa main tenang, dan penonton nyaman menonton,” kata Amali seperti dilansir dari Antara di Stadion Kanjuruhan Malang, Jatim seperti dikutip dari jawapos.com, Minggu (2/10).

Zainudin Amali percaya PSSI sedang berusaha sekuat tenaga menyuguhkan pertandingan dengan sebaik-baiknya. Namun musibah tersebut tak terelakkan.

Dia berharap kejadian tersebut tidak merusak sepak bola nasional. Sebab sepak bola Indonesia saat ini tengah berkembang. ”Kita tahu bahwa sepak bola di Tanah Air akhir-akhir ini perkembangan baik, kemajuan timnas senior, kelompok umur. Kami berharap kejadian ini tidak akan merusak sepak bola kita,” ujar Zainudin Amali.

Dia menambahkan, Presiden Jokowi telah memberikan arahan agar kasus tersebut ditangani dengan tuntas agar tidak terulang di kemudian hari. ”Presiden memberikan arahan kepada saya, Kapolri, Gubernur Jatim, dan PSSI untuk menangani sebaik-baiknya dan serius. Tentunya sesuai dengan bidang tugas masing-masing, akan dilakukan profesional dan terbuka, dan dilakukan serius,” papar Zainudin Amali.

Kericuhan terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10) malam. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.

Bagikan