Antisipasi Diserang Tiongkok, AS Bangun Depot Senjata di Taiwan
Bagikan

Publiksatu – Mengantisipasi serangan Tiongkok ke Taiwan, Amerika Serikat mulai membangun depot senjata di Taiwan.
Dikutip dari jawapos.com, para pejabat AS mengatakan Taiwan perlu menjadi landasan dengan senjata yang cukup untuk bertahan jika militer Tiongkok memblokade dan menyerang. Mereka mengintensifkan upaya untuk membangun persediaan senjata raksasa di Taiwan setelah mempelajari latihan angkatan laut dan udara militer Tiongkok di sekitar pulau itu.
Latihan itu menjadi sinyal bahwa Tiongkok mungkin akan memblokade pulau itu sebagai awal dari setiap upaya invasi, dan Taiwan harus bertahan sendiri sampai AS atau negara lain campur tangan. Namun, upaya untuk mengubah Taiwan menjadi gudang senjata menghadapi tantangan.
AS dan sekutunya telah memprioritaskan pengiriman senjata ke Ukraina. Dan belum jelas bagaimana reaksi Tiongkok dengan langkah AS ini.
Memasok Senjata Diam-Diam
Para pejabat AS sedang menentukan jumlah dan jenis senjata yang dijual ke Taiwan. Langkah itu dilakukan diam-diam dan memberitahukan ke pejabat Taiwan.
Pemerintahan Joe Biden mengumumkan pada 2 September bahwa mereka telah menyetujui paket senjata keenam untuk Taiwan. Penjualan USD 1,1 miliar yang mencakup 60 rudal antikapal Harpoon. Pejabat AS juga mendiskusikan bagaimana merampingkan proses penjualan dan pengiriman.