Berita Terkini
Olahraga

FIFA-AFC-PSSI-Pemerintah Bentuk Satgas Pascatragedi Kanjuruhan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 14 Oktober 2022 02:03 WIB · 2 menit baca
FIFA-AFC-PSSI-Pemerintah Bentuk Satgas Pascatragedi Kanjuruhan
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan (tengah) bersama perwakilan FIFA dan AFC memberikan pernyataan mengenai Satgas Transformasi Sepak Bola yang dibentuk pascatragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, di Jakarta, Kamis (13/10/2022). (ANTARA/Michael Siahaan)

Publiksatu - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), PSSI, dan Pemerintah Indonesia sepakat membentuk satuan tugas (satgas) yang disebut Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia pascatragedi Kanjuruhan, Malang.

“Satgas ini berisi para ahli seperti ahli sepak bola, keamanan dan keselamatan stadion dan lainnya,” ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis seperti dikutip dari jawapos.com.

Iriawan melanjutkan, pihak pemerintah di dalam Satgas Transformasi Sepak Bola tersebut adalah Kemenpora, Kemendagri, Kemenkes, Kementerian PUPR serta Polri. Kemenpora, kata Mochmad Iriawan, bertugas menangani perihal olahraga dalam gugus tugas tersebut. Kemudian Kementerian PUPR akan mengurus soal-soal yang berkaitan dengan audit stadion-stadion di Indonesia.

Kemendagri nantinya membantu koordinasi untuk stadion-stadion di Indonesia yang nyaris seluruhnya dimiliki pemerintah daerah. Sementara Kementerian Kesehatan menyiapkan aturan kesehatan baku untuk pertandingan.

Lalu Polri akan menyatukan visi dengan FIFA terkait implementasi pelaksanaan prosedur keamanan dalam laga sepak bola. “Polri akan melakukan sinkronisasi dengan FIFA. Berikutnya akan ada rapat lanjutan Polri dengan FIFA terkait aturan yang dimiliki FIFA,” kata Mochamad Iriawan.

Adapun detail nama-nama anggota Satgas Transformasi Sepak Bola itu akan ditetapkan dalam pertemuan antara FIFA, AFC dan PSSI di Kuala Lumpur, Malaysia. Setelah itu, susunan satgas akan dilaporkan ke Pemerintah Indonesia.

Secara umum, Satgas Transformasi Sepak Bola sudah membahas rencana aksi dan alur waktu untuk membereskan permasalahan terkait prosedur operasi standar keamanan serta keselamatan stadion.