Berita Terkini
Olahraga

Berkaca dari Tragedi Kanjuruhan, LaLiga Berbagi Kiat Gelar Laga Panas

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 15 Oktober 2022 05:22 WIB · 2 menit baca
Berkaca dari Tragedi Kanjuruhan, LaLiga Berbagi Kiat Gelar Laga Panas
Delegasi LaLiga di Indonesia Rodrigo Gallego (kiri) dan pelatih tim Liga 1 Indonesia, Persib, Luis Milla berbincang mengenai laga

Publiksatu - Pihak liga sepak bola profesional Spanyol, LaLiga, menyatakan bahwa koordinasi yang erat dengan semua pihak, termasuk pemerintah, menjadi kunci saat menggelar laga-laga yang bertensi tinggi di negara tersebut.

“Sejak lima sampai 10 tahun terakhir, kami dari LaLiga terus bekerja sama dengan pihak Kementerian Dalam Negeri Spanyol dan kepolisian,” ujar Delegasi LaLiga di Indonesia Rodrigo Gallego di Jakarta, Jumat (14/10) seperti dikutip dari jawapos.com.

Apa yang disampaikan perwakilan LaLiga tersebut bisa menjadi masukan bagi pemerintah dan para stakeholder sepak bola Indonesia, tentang bagaimana menggelar partai-partai panas dengan aman. Berkaca pada tragedi kanjuruhan yang menewaskan 132 orang pada 10 Oktober 2022, yang terjadi usai Arema FC kalah di kandang sendiri dari musuh bebuyutannya, Persebaya Surabaya.

Rodrigo melanjutkan, LaLiga Spanyol memiliki beberapa pertandingan “panas” lantaran sengitnya rivalitas baik karena sewilayah (derbi) maupun lantaran catatan sejarah. Partai seperti Real Madrid versus Barcelona, yang dikenal dengan “El Clasico”, lalu derbi Madrid, Real Madrid versus Atletico Madrid, dan Sevilla versus Real Betis (El Gran Derbi) menjadi yang paling disorot.

Ketika pertandingan tim-tim itu akan digelar, Rodrigo menyebut bahwa LaLiga melakukan koordinasi dengan pemerintah dan polisi sebelum pertandingan. Mereka membicarakan soal teknis secara detail termasuk semua kemungkinan yang bakal terjadi.

“Seluruh persoalan saat sebelum, ketika dan sesudah laga akan diinvestigasi. Ini demi memberikan pertandingan sepak bola yang menarik bagi penonton,” tutur Rodrigo.

Ketatnya pengamanan di Spanyol membuat pelatih Perib Bandung Luis Milla, yang semasa aktif sebagai pesepak bola pernah bermain di Barcelona dan Real Madrid, tidak merasa takut ketika berlaga di El Clasico.