Monumen Tragedi Bakal Dibangun di Stadion Kanjuruhan

Publiksatu – Renovasi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur ditargetkan selesai pada 2023 mendatang. Dalam proses itu, nantinya PUPR akan membangun monumen untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan. Hal ini diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
“Insyaallah awal tahun 2023 kita mulai konstruksinya sesuai perintah Presiden. Mudah-mudahan dalam 1 tahun sudah dapat diselesaikan pengerjaannya. Kami juga akan membangun monumen untuk mengenang para korban,” kata Menteri Basuki dalam siaran pers, Jumat (14/10) seperti dikutip dari jawapos.com.
Pernyataan ini disampaikan Menteri PUPR, saat melakukan peninjauan langsung di Stadion Kanjuruhan bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, pada Kamis (13/10).
Basuki menjelaskan, peninjauan yang dilakukannya merupakan tindaklanjut perintah Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR untuk melakukan audit teknis bangunan gedung Stadion Kanjuruhan. Adapun audit stadion yang biasa digunakan untuk pertandingan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 dilakukan oleh Komite Keandalan Bangunan Gedung (KKBG).
Ia juga mengatakan, audit tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab kecelakaan dan mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.
“Super prioritasnya dalam minggu ini kami harus selesaikan audit teknis Stadion Kanjuruhan. Insya Allah hari ini (Kamis) selesai audit oleh para pakar/ahli struktur bangunan, arsitektur, MEP (Mechanical, Electrical and Plumbing), dan ahli mitigasi risiko kebakaran, serta unsur Pemerintah yang tergabung dalam KKBG,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri PUPR membeberkan ada tujuh rekomendasi hasil audit Tim Evaluasi Teknis Keandalan Stadion Kanjuruhan. Rekomendasi tersebut, antara lain: Mengenai tangga-tangga tribun, terutama untuk tribun ekonomi yang biasanya tidak ada tangga langsung ke tempat duduk penonton.