Berita Terkini
Olahraga

Gubernur Jatim: Pengobatan Korban Tragedi Kanjuruhan Tetap Ditanggung

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 19 Oktober 2022 02:34 WIB · 2 menit baca
Gubernur Jatim: Pengobatan Korban Tragedi Kanjuruhan Tetap Ditanggung
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Dok. JawaPos.com)

Publiksatu – Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan Pemprov Jatim tetap menanggung biaya pengobatan pasien korban tragedi Kanjuruhan. Penegasan ini sekaligus menjawab kabar bahwa Pemprov Jatim tak lagi menanggung biaya pengobatan para pasien.

Senin (17/10) kabar itu langsung diluruskan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Orang nomor satu di Jatim tersebut memastikan bahwa pemprov tetap menanggung biaya pengobatan seluruh korban.

Tak hanya itu, Khofifah juga meminta para korban tragedi Kanjuruhan melapor jika ditarik biaya pengobatan. ”Kami pastikan, seluruh korban luka-luka dalam tragedi Kanjuruhan yang masih membutuhkan perawatan medis tetap dilayani dan biayanya ditanggung Pemprov Jatim,’’ kata Khofifah kemarin.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menegaskan, kebijakan terkait pengobatan korban luka berat dan ringan masih tetap. Tak ada penghentian penggratisan biaya pengobatan oleh pemprov.

Kebijakan tersebut, kata Khofifah, juga berlaku bagi korban-korban tragedi Kanjuruhan yang baru berobat setelah masa tanggap darurat. ”Masyarakat masih tetap bisa dilayani. Asalkan membawa surat pengantar dari pemerintah daerah masing-masing,” ujarnya seperti dikutip dari jawapos.com.

Berdasar data terakhir, hingga saat ini tercatat ada empat pasien yang dirawat di ICU di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. Tiga pasien lainnya dirawat di HCU. Itu belum termasuk para pasien yang masih menjalani kontrol pasca pengobatan. ”Jika ada temuan yang tak sesuai, kami juga meminta masyarakat melapor,” katanya.

Kabar penghentian penggratisan pengobatan korban tragedi Kanjuruhan itu bermula dari informasi yang diperoleh Komnas HAM. Lembaga tersebut masih mendalami temuan itu. (*)