Berita Terkini
Olahraga

Mengawal Transformasi Sepakbola Indonesia, FIFA Buka Kantor di Indonesia

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 20 Oktober 2022 04:13 WIB · 2 menit baca
Mengawal Transformasi Sepakbola Indonesia, FIFA Buka Kantor di Indonesia
Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan setibanya di Kantor PSSI di Jakarta, Selasa (18/10/2022) (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

Publiksatu – Selama sekitar dua jam berbincang di Istana Negara kemarin (18/10), Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Joko Widodo sepakat untuk melakukan transformasi sepak bola Indonesia. FIFA akan bekerja sama dengan pemerintah maupun PSSI.

”Ini adalah negara sepak bola. Ini adalah negara di mana sepak bola adalah gairah bagi lebih dari ratusan juta orang,” kata Gianni Infantino seusai pertemuan. Sebelumnya, Jokowi mengajak Infantino berbincang secara pribadi selama 30 menit. Kemudian, dilanjutkan pertemuan bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali serta Menteri BUMN Erick Thohir seperti dikutip dari jawapos.com.

Infantino menyatakan turut berduka atas kejadian di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Peristiwa yang merenggut nyawa lebih dari seratus orang itu bahkan disebutnya sebagai hari tergelap dalam sepak bola. ”Kehadiran saya di sini menandakan babak baru bagi sepak bola di Indonesia,” imbuhnya.

Infantino menjelaskan, FIFA akan berfokus pada stadion di Indonesia. Menurut dia, tragedi Kanjuruhan sebagian disebabkan infrastruktur. FIFA akan membawa ahli untuk membantu Indonesia dalam mengubah stadion. ”Saya juga datang ke Jakarta karena tahun depan akan menyelenggarakan Piala Dunia U-20 FIFA,” ungkapnya.

Piala Dunia U-20, kata dia, menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk promosi. Infantino ingin memastikan Indonesia tidak hanya kuat dari sudut pandang ekonomi, tapi juga sepak bola. ”Dimulai dari sekarang sampai turnamen nanti, sampai setelah Piala Dunia, kami akan memastikan Indonesia tidak hanya kuat dari sisi ekonomi karena G20, tapi juga menjadi pusat sepak bola di kawasan ini,” ungkapnya.

Jokowi juga menjelaskan rencana transformasi sepak bola Indonesia. Pemerintah dan FIFA ingin memastikan semua aspek pertandingan berjalan sesuai dengan standar keamanan yang ditetapkan federasi. ”Pemain maupun penonton harus terjamin keamanan dan keselamatannya,” ujarnya.

Keselamatan stadion akan dikaji kembali. Selain itu, akan digunakan teknologi dalam memitigasi potensi yang membahayakan penonton serta pemain.